Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Operasi Jantung Pertama di RSD dr Soebandi Jember Sukses

Foto ilustrasi.

Jember (beritajatim.com) – Operasi jantung terbuka pertama di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, berjalan sukses. Pasien perempuan bernama Dwi Silvi (22) sudah diizinkan pulang.

“Alhamdulillah, hari ini pasien diperkenankan pulang oleh dokter. Semoga ini jadi langkah awal kami untuk bisa melayani secara rutin tindakan pembedahan jantung,” kata Direktur RSD dr. Soebandi, Hendro Sulistijono, Jumat (20/5/2022).

Hendro mengatakan, Dwi Silvi sangat kooperatif, sehingga mempermudah kerja dokter. Pembedahan tersebut dilakukan dengan bimbingan tim dokter RS dr. Soetomo, Surabaya. “Kami ke depan akan terus meningkatkan pelayanan bedah jantung ini. Kami akan kembangkan pelayanan jantung, dari jantung anak hingga dewasa,” katanya.

Peralatan RSD dr. Soebandi sudah layak untuk melakukan operasi bedah jantung tingkat lanjut. “Karena ternyata kasus ibu ini tidak sederhana. Ketika dilakukan pembedahan, kasusnya cukup sulit. Tapi alhamdulillah bisa kami lalui dengan baik. Menurut tim Surabaya, kami sudah dinyatakan mampu. Berkat Allah SWT, kami bisa melalui kasus ini,” kata Hendro.

RSD dr. Soebandi memiliki dua jenis layanan penyakit jantung, yakni non bedah dan bedah. “Untuk kasus non bedah, kami sudah cukup maju, seperti melakukan pemasangan alat pacu jantung. Untuk kasus bedah, memang baru kali ini. Kami sudah difasilitasi bupati dengan melengkapi peralatan pembedahan, sehingga tahun ini kami memberanikan diri operasi bedah jantung terbuka,” kata Hendro.

Dwi Silvi bersyukur karena merasa lebih sehat setelah operasi tersebut. “Biasanya saya berjalan dari sini sampai pintu depan ngos-ngosan, sekarang sudah tidak. Jantung saya juga sudah tidak dag dig dug lagi,” katanya.

Dwi sudah menderita penyakit jantung sejak 2019. “Saya sudah ke Surabaya beberapa tahun ini. Tapi karena pandemi tidak bisa ke sana,” kata warga Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, ini.

Dwi tidak dikenakan biaya operasi besah jantung ini. Dia berharap Jember segera punya rumah sakit dengan layanan khusus bedah jantung. “Biar orang-orang yang mau lakukan bedah jantung, tidak hatus ke luar kota, cukup di Jember saja. Biar tidak keluar biaya banyak, dan antrenya tidak panjang,” katanya. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar