Kediri (beritajatim.com) – Peringati HUT ke-53, Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kediri menggelar ‘Fun Run On With Music Tahun 2024’. Selain mengajak masyarakat untuk membiasakan hidup sehat, kegiatan tersebut sekaligus upaya Polri dalam mencegah aksi perundungan atau bullying di sekolah maupun pondok pesantren.
“Dalam rangka memperingati HUT ke-53 RS Bhayangkara Kediri kita mengadakan rangkaian Fun Run on With Music. Kita kemas sebagai upaya kita mengajak hidup sehat bagi masyarakat segala lapisan, dari usia sekolah, anak dewasa, muda dan tua serta TNI – Polri,” terang Kepala RS Bhayangkara Kediri Kombes Pol dr. Agung Hadi Wijanarko di Taman Wisata Tirtoyoso Kediri, Minggu (22/9/2024)
Aksi perundungan atau bullying hingga kini masih ditemukan disejumlah sekolah atau pondok pesantren dan itu membuat berbagai pihak turun tangan untuk melakukan pencegahan, seperti yang dilakukan oleh RS Bhayangkara Kediri ini. Tidak hanya melakukan pendekatan ke siswa, orang tua dan pihal sekolah atau pondok pesantren, namun Polri juga melakukan kegiatan positif seperti olah raga bersama ini.
“Kami harapan kegiatan ini bisa menjadi contoh Rumah Sakit Bhayangkara lainnya, supaya mengajak masyarakat untuk bisa melakukan hal-hal positif. Karena sekarang ini banyak anak remaja tawuran, kemudian game online yang bisa jadi judi online. Kemudian juga lagi marak-maraknya bullying di sekolah-sekolah,” imbuh Agung.
Dalam kegiatan Fun Run On With Music yang digelar RS Bhayangkara Kediri ini, ribuan siswa dan pelajar dikerahkan bersama masyarakat berbagai kalanhan untuk melakukan lari menyenangkan keliling Kota Kediri. Para pelajar dari berbagai sekolah ini bersatu menghabiskan tenaga mereka untuk disalurkan secara positif melalui lari bersama. Melalui kegiatan positif seperti ini, diharapkan bisa mengurangi pemikiran negatif siswa atau pelajar untuk melakukan aksi bullying.
“Harapannya dengan adanya kegiatan yang mengajak hidup sehat dan menginformasikan dari RS Bhayangkara tentang pola asuh, pola antara senior dan yunior, tidak ada kekerasan. Kemudian psikologisnya hidup sehat. Ya, waktu itu terbuang untuk melakukan hal-hal yang negatif. Meminimalisir waktu untuk kegiatan-kegiatan yang tidak baik,” jelasnya.

Sementara terkait pencegahan aksi bullying di sekolah, selain melakukan edukasi dengan mendatangi sejumlah sekolah atau pondok pesantren, pihak RS Bhayangkara Kediri saat ini juga telah menyiapkan tim dokter spesialis kejiwaan maupun psikolog untuk proses penanganan korban bullying yang masuk ke rumah sakit milik Polri ini.
Untuk diketahui, kegiatan Fun Run On Witht Music ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Inspektur Jendral Polisi Asep Hendradiana. Sementara untuk jumlah peserta fun run sendiri tercatat lebih dari seribu orang dari kategori 3K dan 5K. Selain olahraga lari bersama, kegiatan juga diisi oleh bakti kesehatan kepada kaum difabel serta bazar UMKM untuk menggerakkan perekonomian. [nm/suf]






