Ponorogo (beritajatim.com) – Kegiatan penyembelihan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminansia (RPH-R) yang beberapa waktu yang lalu diresmikan, bakal ramai pada perayaan hari raya Idul Adha pada hari Minggu (10/7/2022) nanti.
Sebab, sedikitnya sudah ada 5 sapi yang nantinya bakal disembelih di RPH yang berada di Kecamatan Jetis itu. Kepastian 5 sapi yang akan disembelih disitu merupakan hewan kurban dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo.
“Bupati Ponorogo menginginkan penyembelihan hewan korban khususnya sapi dari Pemkab Ponorogo, disembelih di RPH-R di Kecamatan Jetis,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Ponorogo, Sukarni, Jumat (8/7/2022).
Pada hari raya Idul Adha 1443 hijriah, Pemkab Ponorogo menyiapkan 5 sapi dan 16 kambing yang akan disembelih di hari raya kurban itu. Hewan kurban dari Pemkab Ponorogo nantinya akan dibagikan kepada sejumlah masjid dan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan yang ada di bumi reog.
“Untuk 5 sapi itu, nantinya akan didistribusikan ke Masjid Agung Cokronegoro, Masjid di Desa Bajang Balong, Masjid di Desa Gelangkulon Sampung, NU dan Muhammadiyah Ponorogo,” ungkap Sukarni.
[berita-terkait number=”4″ tag=”hewan-kurban”]
Nantinya, 5 sapi itu setelah disembelih di RPH-R Jetis, kemudian didistribusikan daging ya ke tempat-tempat yang sudah ditentukan tersebut. Berat sapinya pun bervariasi, dari 450 hingga 600 kilogram. Sementara untuk 16 kambingnya, langsung didistribusikan ke beberapa wilayah di Ponorogo. “Untuk hewan kambingnya tidak disembelih di RPH, langsung didistribusikan ke beberapa wilayah di Ponorogo,” katanya.
Untuk membeli hewan korban itu, Pemkab Ponorogo menganggarkan sebanyak Rp 198 juta. Pemkab Ponorogo, kata Sukarni membelinya dari peternak lokal di Ponorogo. Pun untuk membelinya juga berkoordinasi dengan Dipertahankan bidang peternakan. Sebelum dibeli, hewan-hewan itu dicek kesehatannya dan dipastikan terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Kami membeli dari peternak di Kecamatan Badegan. Sebelum dibeli, dicek dulu kesehatannya oleh doktet hewan dari bidang peternakan Dipertahankan Ponorogo,” pungkasnya. [end/suf]






