Blitar (beritajatim.com) – PT Rejoso Manis Indo (RMI) bakal membuka pabrik penggilingan tebu baru. Pabrik baru ini akan dibangun di atas lahan seluas 8 hektare.
Industrial Relation Manager PT RMI, Putut Hendaruji menyebut ekspansi ini sudah dilakukan secara bertahap setelah pembebasan lahan selesai. Lokasi pabrik penggilingan tebu baru ini berada di Sambigede Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar.
“Ekspansi untuk produktivitas giling tebu kita ya, kita mengarah ke Sambigede,” ucap Putut, Rabu (11/06/2025).
Putut menjelaskan bahwa pembangunan pabrik penggilingan tebu yang baru ini dilakukan untuk memperbesar kapasitas produksi gula PT RMI guna mendukung ketahanan pangan. Pada tahun ini, PT. RMI sendiri memasang target giling sebanyak 1,4 Juta ton tebu. PG RMI Blitar sendiri juga tetap memasang target tinggi rendemen yakni 9,05 persen.
Target giling tebu PT. RMI pada tahun ini memang lebih besar dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mencapai 1,1 juta ton dengan rendemen mencapai 9%. Kini dengan dibangunnya pabrik penggilingan tebu yang baru, hasil produksi gula bisa meningkat lebih tinggi.
“Saat ini masih berproses untuk pemerataan ini tujuannya nanti jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas dalam rangka meningkatkan swasembada pangan khususnya tebu,” bebernya.
Desa Sambigede dipilih untuk menjadi lokasi pabrik penggilingan yang baru karena merupakan bagian dari daerah industri yang telah ditetapkan oleh Bupati Blitar. Lokasi ini pun tidak jauh dari pabrik induk PT. RMI yang berada di Rejoso, Kecamatan Binangun.
“Pembebasan lahan ini butuh waktu lama dan itu sudah berproses dari 2 tahun yang lalu dan saat ini tahap land clearing,” pungkasnya. [owi/beq]






