Surabaya (beritajatim.com) – Rizky Dwi, penyerang lokal Persebaya Surabaya, tengah menjadi sorotan sang pelatih, Paul Munster. Performa pemain berusia 25 tahun ini dalam satu musim terakhir dinilai belum memenuhi ekspektasi, bahkan disebut berkelas Liga 2 setelah kekalahan Persebaya dari Dewa United.
Perjalanan Karier Rizky Dwi
Rizky Dwi adalah jebolan tim PON Jatim 2021 yang berhasil meniti karier di berbagai klub Liga 2 dan Liga 1. Setelah tampil impresif di ajang PON, ia bergabung dengan Serpong City pada musim 2021/2022 sebelum pindah ke Sulut United dalam waktu kurang dari satu musim.
Keberuntungannya berlanjut ketika ia direkrut PSIS Semarang untuk musim 2022/2023. Namun, pada musim berikutnya, ia dipinjamkan ke Bekasi FC yang berkompetisi di Liga 2. Setelah mengarungi berbagai kompetisi, Rizky akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seleksi di Persebaya pada awal musim 2024/2025 dan kini menjadi bagian dari skuad Bajul Ijo.
Evaluasi Munster terhadap Lini Depan Persebaya
Paul Munster terang-terangan menyampaikan kekecewaannya terhadap performa lini serangnya. Ia menyoroti kurangnya naluri mencetak gol dari para pemain depan Persebaya, termasuk Rizky Dwi. Munster menilai bahwa timnya tidak memiliki penyerang dengan mental pembunuh yang dibutuhkan untuk bersaing di Liga 1.
Kritik ini semakin tajam setelah Persebaya harus menelan kekalahan dari Dewa United. Selain itu, absennya Malik Risaldi akibat cedera semakin memperparah kondisi lini depan tim asal Surabaya tersebut.
Dengan pengalaman bermain di berbagai klub, Rizky Dwi memiliki potensi untuk berkembang dan membuktikan dirinya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Tantangan besar kini ada di pundaknya untuk membuktikan bahwa ia bukan sekadar pemain berlabel Liga 2, tetapi bisa menjadi andalan di lini serang Persebaya. (ted)






