Malang (beritajatim.com) – Tim peneliti Universitas Islam Malang (Unisma) yang dipimpin Dr. Ari Ambarwati melakukan pengambilan data dan wawancara di SMPN 1 Dau, Kabupaten Malang, Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari riset berjudul Aktualisasi Ekoliterasi di Sekolah: Kelayakan Desain Self-Curation Bacaan Sastra Berwawasan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Kemdiktisaintek.
Penelitian tersebut memfokuskan perhatian pada guru dan siswa tingkat sekolah dasar hingga menengah pertama. Salah satu temuan awal adalah rendahnya minat baca siswa, meski fasilitas penunjang sudah memadai.
“Buku sastra sudah disediakan di perpustakaan. Konsep perpustakaan pun kami buat semenarik mungkin untuk memancing minat siswa, tapi minat baca mereka masih rendah,” ungkap April, guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Dau.

April menilai, buku-buku gratis bertema lingkungan bisa menjadi solusi untuk menarik perhatian siswa sekaligus mendukung pembelajaran lintas kurikulum.
“Ada buku-buku yang bisa diakses gratis dan membahas banyak hal, salah satunya konservasi lingkungan. Itu menjadi bahan menarik untuk dibaca dan dibahas di kelas Bahasa Indonesia,” ujarnya.
Riset ini bertujuan menemukan strategi kurasi bacaan sastra yang efektif dalam menumbuhkan ekoliterasi di kalangan pelajar. Data yang terkumpul akan menjadi acuan untuk merancang model self-curation bacaan yang sesuai dengan karakter siswa SMP.
Wahda, mahasiswa S2 yang tergabung dalam tim peneliti, berharap hasil riset ini memperkuat gerakan literasi sekolah. “Kami berharap penelitian ini bisa berkontribusi pada pengembangan literasi siswa, khususnya yang berwawasan ekologi, sehingga menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan,” katanya.
Dr. Ari Ambarwati menambahkan, hasil akhir penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pengembangan program literasi berbasis sastra di sekolah. “Semoga ini bermanfaat untuk pengembangan bacaan sastra di sekolah,” tuturnya. (dan/ian)






