Malang (beritajatim.com) – Ribuan warga memberi aplaus saat Petahana Bupati Malang HM Sanusi, menghadiri undangan Festival Sound Horeg terbesar di Lapangan Margomulyo, Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Rabu (23/10/2024) malam.
Meski bukan kampanye, kehadiran Sanusi yang diundang dalam pesta bertajuk Chek Soundrenalin itu, mendapat apresiasi tinggi dari puluhan ribu massa. “Hidup pak Sanusi,” teriak massa.
Juru Bicara Tim Pemenangan Paslon Sanusi-Lathifah (SALAF) nomer urut 1, Achmad Khoesairi menjelaskan, sanusi hadir disambut para tokoh setempat sebelum akhirnya naik panggung.
“Acara ini bukan agenda dari tim kampanye SALAF, anggaran acara megah ini pun 100 persen atas swadaya sebuah perusahaan milik H. Ismail, PR. Haseno Joyo yang sedang menggelar ulang tahun perusahaannya. Pabrik rokok ini punya karyawan berjumlah ratusan orang,” tegas Khoesairi, Kamis (24/10/2024) siang.
Usai naik panggung, lanjutnya, Sanusi sedikit berjoget bareng sambil menyapa hadirin yang jumlahnya mencapai 50 ribu orang. Merasa terpukau dengan pertunjukan malam itu, Sanusi pun berteriak, “Nomor satu menang, rakyat menang,”.
Ribuan orang pun memberi aplaus dan menjawab, “Hidup abah sanusi,”.

Pertunjukan Sound Horeg di Malang menjadi daya pikat masyarakat selain Bantengan Mberot. Anehnya, walau ada sebagian warga yang merasa terganggu, penikmat acara bunyi sound yang menggelar makin diminatinya masyarakat luar. Alunan musik yang dikeluarkan dari peralatan audio dalam Sound Horeg sangat keras. Bahkan, jika lokasi berada ditengah pemukiman, bisa memecahkan kaca-kaca jendela, dan meruntuhkan genteng rumah.
“Kami hadir bersama Abah Sanusi atas undangan warga, dan semua pembiayaannya juga bukan dari kami. Kemungkinan besar biayanya menghabiskan ratusan juta ya, karena ini dalam rangka pabrik rokok ulangtahun, jadi anggarannya ya dari pabrik tersebut untuk memberi hiburan karyawannya,” Khoesairi menutup. (yog/but)






