Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 1.231 stiker pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih di Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar tertukar. Ribuan stiker tertukar dengan stiker Coklit untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar.
Terkait hal itu, Ketua KPU Kota Blitar Sugino membenarkan kejadian itu. Menurutnya hal itu terjadi saat proses distribusi stiker Coklit. Ketika itu stiker Coklit untuk Kabupaten Blitar tertukar dengan Kota Blitar.
“Sudah kita tarik semua mbak, karena pas dropp logistik ke KPU kotaknya ada yg tertukar,” kata Sugino, Ketua KPU Kabupaten Blitar, Rabu (26/6/2024).
Ribuan Stiker Coklit yang tertukar itu pun kini telah ditarik oleh KPU Kabupaten Blitar. Kini stiker Coklit untuk Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar telah ditukar dengan yang benar.
“Sudah kami lakukan pergantian dan Coklit bisa dilanjutkan,” imbuhnya.
Sebelumnya, sebanyak 1.231 stiker pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih di Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar tertukar. Ribuan stiker tertukar dengan stiker Coklit untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar.
Stiker yang tertukar tersebut berjumlah 1.231, seharusnya di bagian atas tertulis Tanda Bukti Pencocokan Penelitian Data Pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan Bupati dan Wakil Bupati. Namun yang diterima justru tertulis untuk Kota Blitar
Ketua Panwaslu Kecamatan Sanankulon, Dwi Sri Mulyani menjelaskan bawah awalnya pengawas Kelurahan/ Desa (PKD) Gledug menemukan adanya stiker coklit yang keliru tersebut. Setelah diteliti ternyata jumlah stiker yang tertukar itu cukup banyak.
Sehingga Panwascam Sanankulon menyarankan untuk tidak melakukan coklit sampai mendapatkan stiker yang sesuai.
“Lalu kami berkoordinasi dengan seluruh PKD, terdapat temuan stiker coklit yang salah tersebut sudah dipasang oleh Pantarlih di salah satu rumah warga di Desa Tuliskriyo,” kata Dwi, Selasa (25/6/2024).
Setelah dikroscek ulang dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), ungkap Dwi, seluruh stiker berjumlah 1.231 tersebut tertukar dengan yang seharusnya didistribusikan ke Kota Blitar.
“Hari ini (Selasa, 25 Juni 2024), kami berikan saran perbaikan kepada PPK, untuk memastikan agar tidak ada coklit sebelum stiker yang sesuai datang, dan lebih teliti dalam pelaksanaan coklit tersebut,” tutupnya. [owi/beq]






