Surabaya (beritajatim.com) – Suasana mudik di Stasiun Gubeng Surabaya semakin ramai pada H-7 Lebaran. Tercatat, sebanyak 11.582 pemudik berangkat dari stasiun ini pada hari Rabu (3/4/2024).
Data dari PT KAI Daops 8 menunjukkan bahwa Stasiun Surabaya Gubeng menjadi yang terpadat dengan 3.418 penumpang, diikuti Stasiun Surabaya Pasarturi (3.396 penumpang), Stasiun Malang (2.201 penumpang), dan stasiun lain di Daop 8 Surabaya.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa mayoritas pemudik memilih tujuan Solo, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Cirebon, Jakarta, serta Jember dan Banyuwangi.
Sejak awal masa angkutan lebaran 2024 pada 31 Maret, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 51.872 penumpang yang berangkat dan 64.077 penumpang yang datang.
“Sementara itu, untuk pemesanan tiket Angkutan Lebaran di Daop 8 Surabaya, saat ini telah terjual 316.709 tiket,” kata Luqman Arif.
Pihaknya memperkirakan puncak kepadatan arus mudik akan terjadi pada Jumat (5/4/2024) hingga Senin (8/4/2024) atau H-5 hingga H-2 Lebaran.
“Berdasarkan data pagi ini, keberangkatan pada tanggal 5-7 April terjual lebih dari 22 ribu tiket per harinya. Jumlah tersebut masih akan bertambah, karena penjualan tiket masih berlangsung,” terangnya.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau kepada para calon penumpang untuk menyediakan waktu lebih saat menuju stasiun agar tidak tertinggal jadwal keberangkatan kereta api. Selain itu, perhatikan aturan barang bawaan agar tidak melebihi batas bagasi dan jenis barang yang dilarang dibawa di kereta api.
“KAI Daop 8 Surabaya akan semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada pelanggan, terutama pada momen angkutan lebaran 2024,” pungkas Luqman Arif.
Pada hari yang sama, tercatat sebanyak 16.529 penumpang KA turun di stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. Stasiun tujuan paling favorit adalah Stasiun Surabaya Pasarturi (4.722 penumpang), Stasiun Surabaya Gubeng (4.698 penumpang), dan Stasiun Malang (3.348 penumpang).(way/ted)






