Malang (beritajatim.com) – Ribuan jamaah memadati halaman depan Universitas Islam Malang (Unisma) melantunkan sholawat bersama Majlis Ta’lim Wal Maulid Ar Ridwan. Acara bertajuk Unisma Bersholawat ini menghadirkan Habib Jamal Toha bin Ba’agil.
Wakil Rektor III Unisma, Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Publikasi, Prof. Dr. H. Badat Muwakhid, M.P., menjelaskan bahwa kegiatan Unisma Bersholawat sebagai upaya untuk meraup berkah dari bacaan sholawat. Dengan bacaan Sholawat, Unisma juga ikut terdampak kemurahan agar berkembang dari waktu ke waktu.
“Sholawat itu menjadi kebutuhan rohani dan tidak bisa dipungkiri menjadi suatu kepuasan rohaniah. Tujuan kita bersama di sini, tidak ada lain kecuali melaksanakan yang diperintahkan Allah Swt. Tidak saja hadir di sini terdorong melaksanakan perintah Allah, tetapi berharap di akhirat mendapat syafaat Rasulullah SAW,” ucap Prof Badat di halaman depan Unisma, Senin (10/6/2024) malam.
Menurut Prof Badat, bacaan sholawat perlu dijadikan sebagai tawasul untuk terkabulnya permohonan kepada Allah Swt. Berbagai persoalan hidup dapat dikabulkan Allah Swt lewat jalan sholawat.
“Yang sudah berkeluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga, yang jomblo segera mendapat pendamping, yang sedang mencari ilmu berharap keberhasilan. Tawassul dengan sholawat dapat mendekatkan kebutuhan lebih mudah terkabul Allah Swt,” lanjut WR III Unisma ini.
Badat mewakili warga Unisma berharap dan memohon doa dari jamaah dengan pahala dari sholawat agar semakin mendapat kepercayaan masyarakat. Apalagi Unisma sebagai tempat belajar yang salah satunya mengajarkan ahlussunnah wal jamaah.
“Unisma wadah bagi semua umat islam, mengembangkan aqidah ahlussunnah wal jamaah. Maka dari itu perlu untuk memohon pada Allah Swt agar Unisma senantiasa berkembang dan terus melesat,” ucap Prof Badat.
Saat ini, Unisma total sudah memiliki 17.000, dari 33 negara. Separuh prodi di terakreditasi baik dan internasional. Unisma akan menjadi kebanggaan kaum muslimin, sesuai dengan namanya ada kata islam sehingga kampus ini milik umat islam.
“Meski begitu kita menerima slot mahasiswa non -muslim di sini. Ini sebagai bukti islam toleran terhadap umat-umatnya. Saya mewakili Rektor Unisma semoga dengan kita bershalawat apa yang diharapkan dan dimohonkan kepada Allah Swt mudah dikabulkan,” tutup Badat pada Senin (10/6/2024) malam pada acara yang dimulai pukul 18.00. (dan/ian)






