Surabaya (Beritajatim.com) – Ribuan Bonek memadati Jalan Doho, tempat mess pemain Persebaya Surabaya guna mengawal skuad Bajul Ijo dalam untuk melanjutkan petualangan di kompetisi BRI Liga 1, Kamis (27/1/2022).
Umbul-umbul hingga syal corak khas tim asuhan Aji Santoso itu membumbung tinggi. Teriakan dan nyanyian mereka kumandangkan sembari menunggu pemain-pemain tim pujaan keluar dari mes.
Alam (23) salah satu bonek yang mengikuti kegiatan ini berharap semangat yang dibawa bonek akan menular kepada pemain yang akan menghadapi PSS Sleman besok Sabtu.
“Kami ingin tim kebangganan kami main cantik dan ngeyel tunjukan semangat Surabaya,” ujar Alam.
Sekitar pukul 09.38 WIB, para pemain Persebaya mulai keluar dari mes. Sontak hal itu langsung disambut chant Song For Pride dan disusul sorak-sorai suporter mengawal para pemain masuk ke dalam bus.
Pada sekitar pukul 10.00 WIB bus yang ditumpangi pasukan kebanggaan arek-arek Suroboyo berangkat dengan diikuti oleh iring-iringan kendaraan para Bonek.
Bus pemain dan para Bonek melaju melewati sejumlah jalan-jalan protokol di Kota Pahlawan, yakni Jalan Darmo, Jalan Raya Wonokromo, hingga Jalan Ahmad Yani. Kemudian, rombongan kawalan itu berakhir jelang memasuki area pintu masuk Tol Menaggal.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bonek-surabaya”]
Husein Ghozali salah satu Bonek berharap, perjuangan tim kesayangannya bisa berakhir dengan hasil manis di akhir musim kompetisi nanti.
Ia berharap, Persebaya bisa terus berjuang pada laga-laga yang akan dihadapi demi meraih poin maksimal.
“Laga seri keempat semuanya adalah pertandingan final. Harus bermain ngeyel dan membawa pulang kemenangan,” kata pria yang akrab disapa Cak Cong ini. (ang/ted)






