Sidoarjo (beritajatim.com) – Pjs. Bupati Sidoarjo Dr. Ir. Muhammad Isa Anshori, A.TD., M.T. mengkomandoi Geber Sidoarjo (Gerakan Bersih Sidoarjo) seluruh ASN Sidoarjo di Alun-alun Sidoarjo dan sudut-sudut kota dibersihkan pada Jumat, 4 Oktober 2024.
Sebanyak 15 ribu ASN Sidoarjo serentak ikut kerja bakti bersama di wilayah kerja masing-masing mulai tingkat kecamatan sampai kabupaten.
Di Alun-alun Sidoarjo dan Pendopo Delta Wibawa, Pjs Bupati Muhammad Isa Anshori berkeliling mengemasi dan menyapu sampah di pedestrian Alun-alun Sidoarjo.
Program Geber Sidoarjo merupakan inisiasinya menjaga kebersihan lingkungan Sidoarjo bersama ASN Sidoarjo dan seluruh masyarakat Sidoarjo.
Pjs. Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Anshori mengatakan kebersihan di Sidoarjo perlu ditingkatkan. Oleh karenanya ia mengajak seluruh ASN Sidoarjo untuk ikut Geber Sidoarjo. Kerja bakti dilakukan seluruh OPD Sidoarjo.
Tak hanya di Alun-alun Sidoarjo, kerja bakti juga dilakukan seluruh kecamatan, Desa, kelurahan, sekolah negeri, swasta serta serta badan usaha dan seluruh lapisan masyarakat. Mereka serentak kerjabakti bersama dilingkungannya masing-masing.
“Saya mengajak semua unsur masyarakat untuk kerja bakti bersama untuk kebersihan kota Sidoarjo, kerjabakti serentak ini tidak hanya dipusat kota, kecamatan, desa maupun kelurahan juga ikut melakukannya,”ucapnya.

Pjs. Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Anshori juga menjelaskan sosialisasi menjaga kebersihan akan terus dilakukan. Harapannya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungannya terus meningkat. “Saya ingin menjaga kebersihan menjadi budaya warga Sidoarjo,” imbuhnya.
Menurut Pjs Bupati Sidoarjo, kota yang maju dan modern dapat terlihat dari kebersihannya. Oleh karenanya ia ingin masyarakat Sidoarjo bersama-sama menjaga kebersihan Kabupaten Sidoarjo.
“Budaya menjaga kebersihan harus kita bangun bersama, diseluruh kota maju, kebersihan itu mutlak dan wajib dipelihara,” terangnya.
Masih menurut Muhammad Isa Anshori, menjaga kebersihan menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah bersama seluruh masyarakat dapat menciptakan lingkungan bersih, sehat dan nyaman. ASN Sidoarjo diharapkannya menjadi pioneer dalam menjaga kebersihan.
“Kebersihan ini bukan hanya menjadi tangung jawab petugas-petugas kebersihan, namun juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Sidoarjo,”ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan M. Bahrul Amig menambahkan
pengelolaan sampah memerlukan upaya yang luas dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Oleh karenanya ia menekankan, masalah lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Penanganan lingkungan dan sampah bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat, sekolah dan pondok pesantren juga memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir generasi muda mengenai pelestarian lingkungan,” paparnya.
Amig berharap, acara Geber Sidoarjo ini dapat mendorong tindakan nyata di lapangan. Mampu menjadikan sekolah dan ponpes sebagai pusat edukasi dan praktik dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Selain itu, ia menyarankan agar pengelolaan sampah dimulai dari tingkat rumah tangga. Kemudian diterapkan secara konsisten di lingkungan, baik di sekolah maupun masyarakat. “Semoga semua pihak mempunyai kesadaran dalam merawat lingkungan,” pungkasnya. [adv/isa]






