Surabaya (beritajatim.com) – Mark Williams yang pernah menjadi sutradara yang film ‘A Family Man’ tahun 2016 dan ‘The Marksman’ tahun 2021, kembali meluncurkan film action terbaru. Film terbaru kali ini tak kalah menarik dan seru, yang berjudul Blacklight.
Williams mengadaptasi naskah dari skenario asli dari Nick May berjudul ‘Under Cover of Darkness’, sebuah film thriller tahun pada tahun 1970-an yang kisahnya berdasarkan peristiwa nyata.
Film Blacklight mengambil adaptasi dari naskah tersebut yang tentunya sudah dimodifikasi dengan sebaik mungkin oleh Mark Williams.
Film ini menggaet Liam Neeson sebagai pemeran utama. Aktor kawakan Liam Neeson menjadi peran utama dalam film ini. Nantinya sang aktor memerankan sosok Travis Block, agen pemerintah bebas (freelance) yang punya masa lalu nan kelam. Ia akan beradu peran dengan Emmy Raver-Lampman, Taylor John Smith, Aidan Quinn, hingga Claire van der Boom.
Dikisahkan dalam film ini, Travis Block (Liam Neeson) adalah seorang ‘fixer’ pemerintah secara ‘freelance’ yang memiliki masa lalu kelam. la tergolong sebagai pria berbahaya yang tugasnya mengekstraksi agen dari situasi penyamaran.
Di suatu hari, Block bertemu dengan sebuah program bayangan yang disebut Operation Unity. Program tersebut dapat membahayakan warga biasa.
Sementara alasannya hanya diketahui oleh atasannya, kepala FBI Gabriel Robinson (Aidan Quinn), yang pernah Block lindungi pada masa lalu.
Demi mengungkap kebenaran dan melindungi warga sekitar, Block lantas meminta bantuan kepada seorang jurnalis bernama Mira Jones (diperankan oleh Emmy Raver-Lampman). Keadaan itu membuat Block kembali terjebak dengan masa lalunya saat putri dan cucunya terancam.
Kini Block harus pun menyelamatkan orang-orang yang ia cintai sekaligus mengungkap kebenaran demi menebus masa lalunya yang kelam. Film Blacklight ini mengalami masa produksi yang cukup panjang.
[berita-terkait number=”3″ tag=”film”]
Meski sudah dipastikan akan tayang pada 2022, film yang diproduksi oleh Zero Gravity Management, The Solution, Entertainment Group, dan banyak lagi in telahi dimulai pada November 2020 silam di Melbourne, Australia. (dan/ian)






