Probolinggo (beritajatim.com) – Aksi licik residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Probolinggo berakhir mengenaskan.
Bermodal tipu daya berkedok mencari motor bekas, pelaku justru nyaris tewas diamuk massa setelah nekat merampas sepeda motor milik seorang kakek di Kecamatan Gending.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (21/5/2026) malam di Jalur Pantura Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Pelaku diketahui bernama Heri Gunawan (43), warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.
Sementara korbannya adalah Sayadi (74), warga Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar.
Pelaku diduga sengaja menyasar korban lanjut usia dengan modus berpura-pura mencari sepeda motor Honda Grand bekas. Dengan wajah seolah membutuhkan bantuan, Heri mendatangi rumah warga dan meminta diantar berkeliling ke wilayah Kecamatan Gending.
Tanpa menaruh curiga, korban kemudian mengantar pelaku menggunakan sepeda motor Honda Vario bernopol M 6699 HA miliknya.
Kapolsek Gending AKP Mugi mengatakan, selama perjalanan pelaku terus mengulur waktu dengan berpura-pura mencari seseorang yang disebut hendak menjual sepeda motor.
“Pelaku mengajak korban berkeliling dari wilayah Klenang menuju Sebaung hingga ke lokasi kejadian. Saat korban lengah dan menunggu, pelaku langsung merampas kunci motor dan membawa kabur kendaraan korban,” ujar AKP Mugi, Jumat (22/5/2026).
Korban yang sadar menjadi sasaran perampasan sontak berteriak histeris meminta tolong. Teriakan “maling” langsung memecah suasana Jalur Pantura dan memancing perhatian warga sekitar.
Warga yang geram kemudian beramai-ramai mengejar pelaku hingga ke arah Desa Pajurangan. Dalam kondisi panik, Heri sempat nekat melompat ke sungai demi menghindari kepungan massa.
Namun upaya kaburnya gagal total. Warga berhasil menangkap pelaku dan meluapkan emosinya dengan menghajar Heri hingga babak belur. Wajah dan kaki pelaku mengalami luka akibat amukan massa yang tersulut emosi.
Beruntung, anggota Polsek Gending yang sedang patroli kamtibmas cepat tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi pelaku sebelum kondisinya semakin parah.
“Pelaku berhasil kami amankan dalam keadaan selamat meski mengalami luka akibat dipukuli warga,” kata AKP Mugi.
Saat ini Heri masih menjalani perawatan di IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan dengan penjagaan ketat aparat kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan sementara, Heri diketahui bukan pemain baru. Ia merupakan residivis kasus curanmor yang sebelumnya pernah ditangkap dalam perkara serupa di wilayah Kota Probolinggo.
Polisi kini masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam jaringan curanmor lintas wilayah yang beroperasi di Probolinggo dan sekitarnya. (rap/ted)






