Ponorogo (beritajatim.com) – Pertunjukan gebyar seni Reog Ponorogo menghebohkan masyarakat Malaysia ketika tampil di Plaza Angsana Johor Bahru pada Minggu (10/12/2023). Pertunjukan ini menjadi momen bersejarah, karena merupakan penampilan perdana Reog Ponorogo di sebuah pusat perbelanjaan di Johor Bahru.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia, bekerja sama dengan Paguyuban Warga Ponorogo (Pawargo) Malaysia. Pertunjukan berlangsung selama empat jam, mulai pukul 14.00 hingga 18.00, dan dihadiri oleh ribuan pengunjung.
Kepala KJRI Johor Bahru, Sigit S Widianto, menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini membuktikan bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab semua pihak, bukan hanya Pemerintah Indonesia.
“Kami mengapresiasi masyarakat Indonesia di Johor yang tetap aktif memperkenalkan budaya bangsa. Budaya juga merupakan alat pemersatu,” kata Sigit.
Inisiatif gebyar seni Reog Ponorogo bermula dari Pawargo untuk memperingati ulang tahun mereka yang ke-7. Namun, acara ini berkembang menjadi promosi budaya Indonesia yang melibatkan 8 organisasi masyarakat, termasuk Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW), dan lainnya.
Baca Juga: Pemkab Ponorogo Terus Proaktif Daftarkan Reog ke UNESCO
Selain pertunjukkan Reog Ponorogo, acara juga menampilkan seni bela diri pencak silat dan tarian-tarian tradisional seperti Tari Srikandhi, Jathilan, dan Tari Bujang Ganong. Seluruh pengisi acara berasal dari masyarakat Indonesia di Johor.
Tidak hanya hiburan, kegiatan itu juga menyajikan kegiatan diskusi mengenai sejarah dan perkembangan Reog Ponorogo di Malaysia.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan, termasuk Ahli Dewan Undangan Negeri (ADUN) Semarang Parlemen Ayer Hitam, YB Dato Samsol Bahri Bin Jamali dan En Rahmat Md Noh Pengarah Jabatan Kebudayaan Negeri Johor.
YB Dato Samsol Bahri Bin Jamali menyampaikan apresiasi atas inisiatif kegiatan ini dan menyatakan dukungannya atas kegiatan-kegiatan budaya yang akan datang. Ia juga berharap kegiatan secara ini dapat dilakukan secara rutin.
“Kami mengakui berbagai kontribusi Warga Negara Indonesia di Malaysia dan peranannya dalam mengembangkan budaya Indonesia di Malaysia,” kata Dato Samsol.
Baca Juga: Anggota Polisi di Ponorogo Ajarkan Musik Gamelan Reog pada Anak-anak Tunanetra
Keberhasilan acara ini diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan sesama warga Indonesia di Malaysia dan memperkuat hubungan persaudaraan antara kedua negara.
“KJRI Johor Bahru berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak guna mempromosikan kekayaan budaya Indonesia di seluruh wilayah kerja,” pungkas Sigit S Widianto. [end/beq]






