Gresik (beritajatim.com) – Juara putaran pertama tim putri Gresik Petrokimia Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) kembali gagal meraih kemenangan pada seri kedua putaran kedua Proliga 2026. Medi Yoku dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Jakarta Livin’ Mandiri dengan skor 1-3 (17-25, 22-25, 25-22, 20-25) di GOR Ken Arok Malang, Minggu (8/2/2026).
Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Gresik Petrokimia pada putaran kedua. Sebelumnya, mereka juga ditaklukkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor serupa 1-3 pada Jumat (6/2). Sebaliknya, bagi Jakarta Livin’ Mandiri, kemenangan tersebut menjadi bukti solidnya performa tim dengan komposisi pemain asing yang lengkap.
Ini merupakan kemenangan kedua Livin’ Mandiri di putaran kedua Proliga 2026. Sebelumnya, di venue yang sama, Yolla Yuliana dan kawan-kawan berhasil menang meyakinkan atas Medan Falcons dengan skor 3-0.
Sejak set pertama, Livin’ Mandiri langsung tampil agresif. Mengandalkan pengalaman Yolla Yuliana serta ketajaman duet pemain asing Ana Bjelica dan Weronica Szlagowska, tim asal Jakarta itu unggul 8-5 di awal laga. Meski Gresik Petrokimia sempat menyamakan kedudukan 9-9 usai time out, tekanan Livin’ Mandiri terus meningkat hingga menutup set pertama dengan kemenangan telak 25-17.
Pada set kedua, Gresik Petrokimia mencoba bangkit. Namun, absennya Oleksandra Bytsenko membuat lini pertahanan mereka kesulitan membendung serangan Livin’ Mandiri. Meski sempat memperkecil ketertinggalan hingga 21-23, Livin’ Mandiri tampil lebih tenang di poin-poin krusial dan mengamankan set kedua dengan skor 25-22.
Dalam kondisi tertekan, Gresik Petrokimia tampil lebih agresif pada set ketiga. Annie Mitchem menjadi motor serangan utama dan membawa timnya unggul cukup jauh. Meski Livin’ Mandiri sempat mengejar, kesalahan sendiri dari kubu lawan membuat Gresik Petrokimia merebut set ketiga dengan skor 25-22.
Momentum sempat berlanjut di awal set keempat ketika Gresik Petrokimia unggul 3-1. Namun, pengalaman dan konsistensi Livin’ Mandiri kembali berbicara. Permainan efektif Yolla Yuliana dalam menempatkan bola membuat Livin’ Mandiri berbalik unggul dan menutup set keempat dengan kemenangan 25-20, sekaligus memastikan kemenangan 3-1.
Usai pertandingan, kapten tim Jakarta Livin’ Mandiri, Yolla Yuliana, mengakui timnya tampil cukup lepas. Ia menyebut seluruh elemen permainan, mulai dari assist, receive, attack, hingga block berjalan baik. Menurutnya, absennya salah satu pemain asing Gresik Petrokimia turut dimanfaatkan secara maksimal oleh timnya.
Asisten pelatih Livin’ Mandiri, Wilda Siti Nurfadillah, berharap timnya mampu menyapu sisa laga dengan kemenangan demi mengamankan tiket ke final four. Sementara itu, asisten pelatih Gresik Petrokimia Phonska Plus, Niko Dwi Purwanto, menilai peluang timnya untuk lolos ke final four masih relatif aman meski kembali menelan kekalahan. Ia juga mengungkapkan rotasi pemain yang dilakukan sejak set ketiga sebagai bagian dari strategi tim. (dny/but)






