Tuban (beritajatim.com) – Kabar berdirinya pusat perbelanjaan modern Citimall Tuban yang berada di Jalan Pahlawan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding semakin menguat. Rencana ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban.
Diketahui, rencana pembangunan akan dibahas pada acara Ground Breaking yang akan dilaksanakan pada Rabu 18 Desember 2024 besok. Turut mengundang Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.
Menurut Anggota DPRD Tuban dari Fraksi PKB, Asep Nur Hidayatullah mengatakan, pendirian Citimall memang perlu. Namun harus bisa membuka lowongan pekerjaannya yang lebih banyak.
“Jangan sampai berdirinya mall di Kabupaten Tuban justru pengangguran masih ada di mana-mana,” ujar Asep Nur Hidayatullah.
Ia juga berharap tenaga kerja dan UMKM harus berasal dari masyarakat lokal asli Kabupaten Tuban. Oleh karenanya, ia meminta pemerintah daerah untuk sering melakukan komunikasi dengan pihak investor terutama terkait tenaga kerja harus 100 persen asli orang Tuban.
Selain itu, pria yang akrab disapa Asep ini juga menyoroti soal arus lalu lintas, mengingat di jalan tersebut merupakan jalur kendaraan truk-truk besar.
“Pemerintah daerah harus menyiapkan segala bentuk solusi jika dampak buruknya terjadi. Misalnya lalu lintas karena disana adalah lalu lalang dari truk besar dari jalur pantura,” bebernya.
Sehingga, antisipasi adanya potensi kecelakaan. Karena semakin banyak orang berkunjung di mall dan kendaraan besar tetap lewat di daerah tersebut.
Ia juga berharap pemerintah daerah wajib memfasilitasi para pedagang UMKM untuk bisa berjualan disitu. Baik dalam rangka event mingguan atau bisa permanen. “Jika permanen mungkin berat karena pasti untuk uang sewanya mahal. Tapi bisa kerjasama dengan mall untuk event mingguan,” imbuhnya
Asep juga berpesan kepada investor agar terus berkomunikasi dengan Dinas Tenaga Kerja setempat. Terutama, mengenai yang dibutuhkan oleh investor dalam rangka adanya mall. Sehingga, Dinas Tenaga Kerja mengadakan pelatihan sesuai kebutuhan Investor.
“Hal itu perlu dilakukan dalam rangka pembangunan, yang harus menggunakan tenaga kerja kasar dari Masyarakat Tuban juga,” kata dia.
Selain itu, adanya Citimall dapat membantu pertumbuhan ekonomi dan PDRB masyarakat Kabupaten Tuban. Tentunya, harus diprioritaskan tenaga kerja dan UMKM asli Tuban maka akan membantu ekonomi masyarakat.
“Semoga mall ini bisa membantu peredaran uang yang mungkin selama ini lari ke mall di surabaya dan sekitarnya kembali ke Tuban. Sehingga, uang muter nya di Tuban saja dan tentu akan berefek baik untuk ekonomi secara makro,” pungkasnya. [ayu/but]







1 Komentar
Kalo orang tuban juga g boleh kerja di daerah lain, tanggapan pak DPR ini gmn, menurut saya yg penting di prioritaskan tenaga kerja lokal…