Lamongan (beritajatim.com) – Abilah Syahmah, remaja dari Kabupaten Lamongan ini terpilih untuk mewakili Pemerintah Indonesia dalam Japan Friendship Program Jenesys di negeri Sakura.
Program pertukaran pemuda ini bakal berjalan hingga 19 Desember 2023 mendatang. Dalam hal ini, Abilah yang merupakan cucu dari pengasuh Pesantren Sunan Drajat Lamongan ini tak sendirian, dia berangkat bersama 9 pemuda terpilih lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara.
Diketahui, Japan Friendship Program Jenesys ini merupakan program interaksi internasional. Program pertukaran pemuda ini dipromosikan oleh pemerintah Jepang, bersama negara-negara lain, utamanya negara Asia-Oceania.
Program ini bertujuan untuk memperkuat kepercayaan dan kerjasama antara Jepang dengan negara lain ke depan. Program ini juga ditujukan untuk mempromosikan potensi ekonomi, tradisi, sejarah, budaya, politik, dan kebijakan luar negeri antar negara.
Abel, panggilan akrab Abilah ini merupakan anak dari pasangan Gus Ahmad Iwan Zunaih dan Ning Farah Dliba. Dia diantarkan orangtuanya bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ke Bandara Internasional Soekarno Hatta Cengkaring pada Sabtu, (9/12/2023) kemarin.
Menurut Gus Iwan, Abel bersama teman-temannya dari Indonesia ini akan bertemu dengan pemuda lain dari berbagai negara. Melalui program ini, mereka akan merajut hubungan persahabatan dan kerja sama antar negara di masa depan.
“Program ini adalah sebuah program yang dikerjasamakan dengan berbagai negara di dunia, dimana 100 persen pembiayaannya dari Pemerintahan Jepang,” kata Gus Iwan, yang juga menjabat sebagai Rektor Institut Sunan Drajat (INSUD) Paciran Lamongan ini, Minggu (10/12/2023).
Gus Iwan menjelaskan, terpilihnya Abel sebagai delegasi Indonesia ini penuh dengan perjuangan yang tak mudah. Pasalnya, berbagai tahapan seleksi dan tes dari Kemenpora harus dilalui oleh putrinya satu demi satu.
Baca Juga: Polres Lamongan Gelar Ops NCS Bagikan 1.000 Paket Sembako
Masih kata Gus Iwan, putrinya yang berstatus sebagai mahasiswi semester 3 BINUS Malang, Jurusan Bisnis Entrepreneur ini memang gemar mengikuti even-even internasional.
Adapun even yang pernah diikuti Abel sebelumnya yakni program pertukaran mahasiswa di Norwegia pada tahun 2021. Hanya saja, kala itu ia harus gagal berangkat lantaran pandemi Covid-19. Lalu pada 2022, Abel juga pernah mengikuti program serupa ke Singapura terkait entrepeneur.
“Abel akan berada di Jepang selama 10 hari. Dia memang suka banget ikutan program-program kayak gini. Alhamdulillah sering lolos,” terangnya.
Melalui beragam program yang diikuti oleh Abel ini, Gus Iwan berharap, putrinya bisa terus mengembangkan kemampuannya. Apalagi, sambung Gus Iwan, sejak kecil Abel sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan negeri Sakura.
“Dari kecil memang cita-citanya ingin pergi ke Jepang. Bahkan dia juga senang mengoleksi anime-anime Jepang. Alhamdulillah, akhirnya saat ini keturutan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gus Iwan juga berharap, para pemuda dari Indonesia bisa terus berkiprah di kancah internasional, dengan wawasan global yang inklusif. Dengan demikian, generasi indonesia emas bisa benar-benar terwujud.[riq/ted]






