Blitar (beritajatim.com) – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Blitar memberikan tenggat waktu sepekan kepada ratusan pedagang Pasar Templek untuk relokasi ke tempat penampungan sementara yang telah dibuatkan.
Pekan depan, Disperindag Kota Blitar akan melanjutkan pembangunan tahap kedua Pasar Templek sisi timur.
Koordinator Pasar Templek Berry Fashol mengatakan ada sebanyak 231 pedagang di bagian sisi timur Pasar Templek yang harus segera memindahkan dagangannya ke lokasi relokasi sementara.
Sejauh ini sudah ada dua tempat relokasi sementara yang telah disiapkan oleh Disperindag yakni berada di sisi barat dan timur dari kios lama pedagang.
“Insyaallah mulai pertengahan bulan Juli, kemarin saya ngobrol dengan pak Yoga, terkait persiapan pembangunan tahap dua kemarin pak Yoga telah mengimbau ke pedagang untuk pertengahan bulan Juli untuk segera menempati penampungan,” kata Berry, Koordinator Pasar Templek Disperindag Kota Blitar, Rabu (12/7/2023).
BACA JUGA:
Listrik 7 Desa di Blitar Padam Akibat Layangan Putus
Sejauh ini sudah ada 2 lokasi relokasi yang disiapkan oleh Disperindag Kota Blitar. Di bagian sisi barat Pasar Templek diperkirakan akan mampu untuk menampung pedagang sejumlah 85. Sementara di sisi timur Pasar Templek diperkirakan akan bisa untuk menampung 146 pedagang yang akan direlokasi.
Disperindag Kota Blitar juga sudah membagikan nomor tempat penampungan ke masing-masing pedagang. Lokasi relokasi bagi setiap pedagang pun juga telah ditandai masing-masing.
“Untuk penampungan yang depan itu ada 85 untuk yang dibelakang 146 pedagang,” imbuhnya.
Disperindag Kota Blitar menegaskan hanya memberikan waktu selama satu minggu untuk para pedagang melakukan persiapan pindah ke lokasi penampungan sementara. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi sewaktu-waktu pembangunan tahap dua Pasar Templek dilanjutkan oleh Pemkot Blitar.
BACA JUGA:
Warga Blitar Protes Jalan Rusak, Pemkab: Tak Ada Wewenang
Meski Disperindag Kota Blitar hingga kini belum ada kepastian kapan pembangunan tahap kedua Pasar Templek akan dilakukan, namun relokasi dilakukan lebih dulu. Jika sewaktu-waktu pembangunan dimulai, maka pedagang sudah pindah atau direlokasi
“Iya kami kasih angka-angka untuk mengetahui jumlah pedagang yang ada disini dan jumlah tempat yang tersedia. Pertengahan bulan Juli sudah menempati,” tutupnya.
Pemerintah Kota Blitar sendiri memang berencana melakukan perbaikan bangunan Pasar Templek. Setelah sebelumnya bagian sisi barat atau depan yang dilakukan renovasi, kini Pemkot Blitar berencana melakukan perbaikan di sisi timur pasar.
Selain itu, Pemkot Blitar juga akan merelokasi para pedagang loak Pasar Templek. Nantinya para pedagang loak ini akan menempati kios baru yang berada di Pasar Burung Dimoro. [owi/beq]






