Jombang (beritajatim.com) – Relawan Semar (Semangat Masyarakat) Jombang menyebarkan pamflet berisi ciri-ciri wanita korban mutilasi yang ditemukan di Sungai Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Pasalnya, identitas korban hingga saat ini masih gelap.
Selain itu, belum juga ada warga yang kehilangan anggota keluarga melapor ke Polres Jombang. “Kami membantu polisi menyebarkan ciri-ciri wanita korban mutilasi,” ujar anggota Relawan Semar Jombang Supriyanto, Rabu (9/8/2023).
Pamflet tersebut disebar di beberapa titik keramaian. Salah satunya adalah di Pasar Mojoagung Jombang. Para relawan menempel kertas tersebut di tembok. Mereka juga membagikannya ke pengunjung pasar. Lalu ke sejumlah warung yang ramai pengunjung.
Ciri-ciri fisik jasad yang ditemukan dalam dua karung di Sungai Japanan itu di antaranya berjenis kelamin perempuan yang umurnya antara 25 sampai 50 tahun. Kemudian tinggi badan korban antara 145 sampai 158 centimeter. Wanita tersebut kulitnya berwarna sawo matang.
BACA JUGA:
Mutilasi di Jombang: Selain Kepala, Organ Dalam Korban Juga Hilang
Selain itu, korban berperawakan kecil yang jempol kanan dan telapak kakinya pecah-pecah, serta rambut hitam yang panjangnya 33 centimeter. “Ciri-cirinya seperti yang tercetak di pamflet. Jika ada warga yang kehilangan anggota keluarga bisa melapor ke Unit Reskrim Polsek Mojowarno atau Satreskrim Polres Jombang,” ujar Supriyanto.
Aksi yang dilakukan relawan Semar ini memantik perhatian para pengunjung pasar. Mereka segera melihat pamflet yang ditempel pada dinding. Begitu juga para pengunjung warung. Begitu mendapatkan pengumuman, mereka menyimak dengan teliti.
Insiden mengerikan ini pertama kali terbongkar ketika seorang pencari ikan bernama Sunawan menemukan dua karung berisi potongan tubuh manusia di Sungai Desa Japanan pada Jumat malam (4/8/2023) sekitar pukul 21.00.

Temuan ini segera dilaporkan ke kepala desa, yang kemudian melapor ke Polsek Mojowarno. Petugas bersama dengan warga dan relawan bergerak cepat ke tempat kejadian. Dua karung tersebut ternyata memuat potongan tubuh manusia.
Di dalam karung pertama, terdapat sejumlah potongan tubuh termasuk kaki, sementara di karung kedua, ditemukan dua tangan. Kedua karung ini kemudian dibawa ke ruang jenazah di RSUD Jombang. Hingga saat ini identitas korban masih misterius. Polisi hanya mengungkap bahwa korban berjenis kelamin perempuan. [suf]






