Banyuwangi (beritajatim.com) – Kesenian barong begitu melekat di hati warga Banyuwangi. Hal itu yang coba dipererat oleh sejumlah relawan Abdul Ghoni, Caleg DPR RI Dapil Jawa Timur III Banyuwangi – Situbondo – Bondowoso.
Mereka bersama pemuda Gontoran Kulon (Goku) Bersatu menggelar kesenian barong Banyuwangi di Desa Rejosari, Kecamatan Glagah.
Meski hujan mengguyur, namun atraksi kesenian barong berpadu dengan tari gandrung dari Gempar Budoyo berhasil menyedot perhatian warga setempat.
Tak sekedar menonton, tapi warga terlihat antusias mengabadikan momen penampilan kesenian barong itu. Mereka juga tampak mengambil gambar melalui ponsel masing-masing di pagelaran yang berpadu dengan campursari tersebut.
“Kegiatan ini digelar sebagai bentuk melestarikan kesenian dan kebudayaan. Ide ini berawal dari pegiat seni barong Banyuwangi, mereka sangat antusias untuk melestarikan kebudayaan lokal,” ungkap Abdul Ghoni.
Kesenian Barong, kata Ghoni merupakan kesenian yang sangat dekat dengan rakyat. “Semoga pagelaran seni ini mengobati kerinduan masyarakat terhadap kesenian barongan,” terangnya.
Sementara itu, Pembina Gempar Budoyo Rudi Wahyono menyampaikan terimakasih kepada Abdul Ghoni lantaran turut mendukung para pegiat kesenian, khususnya di Banyuwangi.
“Bapak-bapak dan ibu-ibu di desa kami sangat antusias dan mendukung sekali kepada bapak Abdul Ghoni. Kami juga berharap Abdul Ghoni dapat menyampaikan dan mengabulkan aspirasi kami,” pungkasnya. (rin/ian)






