Surabaya (beritajatim.com) – Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Nurhasan, menyambut baik langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menyempurnakan sekaligus menyederhanakan regulasi kepemudaan dan keolahragaan.
Pembaruan regulasi itu tertuang dalam perubahan Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 menjadi Permenpora Nomor 7 Tahun 2025. Menurut Nurhasan, atau akrab disapa Cak Hasan, gebrakan Menpora Erick Thohir menjadi terobosan penting untuk memperkuat ekosistem kepemudaan dan olahraga Indonesia agar lebih solid, maju, dan berdaya saing.
“Upaya ini menjadi jawaban atas berbagai diskursus regulasi sebelumnya. Dengan penyempurnaan ini, aturan menjadi lebih efektif, adaptif, dan sesuai kebutuhan insan olahraga maupun masyarakat,” ujarnya di Rektorat Unesa, Kamis (25/9/2025).
Cak Hasan menegaskan, regulasi baru ini tidak hanya sebatas pembaruan administratif, tetapi juga fondasi strategis untuk membangun olahraga pendidikan, olahraga prestasi, dan olahraga masyarakat, baik di pusat maupun daerah.
Guru besar yang juga menakhodai Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (Apkori) itu menambahkan, implementasi aturan akan bergantung pada komitmen seluruh pemangku kepentingan. “Sebagus apapun regulasinya, tanpa komitmen dan sinergi semua pihak, hasilnya tidak akan maksimal,” tandasnya.
Ia menyebut momentum ini harus menjadi energi kolektif untuk melahirkan generasi muda tangguh, membudayakan olahraga, serta menjadikan olahraga sebagai spirit persatuan dan kemajuan bangsa.
Sebagai center of gravity sport science di Indonesia, Unesa berkomitmen terus membangun sinergi dengan berbagai mitra dalam maupun luar negeri.
“Kita punya visi besar dan berkelanjutan yaitu membudayakan olahraga, dan naik peringkat di level olimpiade. Ini bisa kita capai melalui regulasi yang baik, komitmen, dan sinergi yang kuat seluruh insan kepemudaan dan keolahragaan tanah air. Dengan bersama-sama, kita optimis bisa mencapai visi tersebut,” tutup Cak Hasan. [kun]






