Malang (beritajatim.com) – Rektor Universitas Negeri Malang (UM), Prof. Hariyono, M.Pd., menyebut bahwa moralitas dan universitas adalah sesuatu yang berkaitan.
Hal itu disampaikan saat prosesi penyambutan mahasiswa baru (maba) program pascasarjana tahun 2024 di Gedung Graha Cakrawala, Sabtu (17/8/2024).
Prof Hariyono menyebut, penelitian Harvard menulis tentang morality and university yang berisi moralitas dan universitas adalah sesuatu yang berkaitan. Jika seseorang semakin terdidik dengan universitas maka diharapkan semakin bermoral.
“Mereka tidak layak disebut orang terpelajar jika tidak bermoral karena mahasiswa atau dosen yang tidak bermoral itu juga tidak berintegritas sehingga dengan mudah menyalahgunakan kebenaran terhadap sesuatu yang secara ilmiah tidak benar,” ujarnya di hadapan ribuan maba S2 dan S3 UM.
Ia mengajak kepada seluruh maba agar terus membangkitkan kejujuran. Apalagi, kata Hariyono, untuk membangun peradaban ilmiah perlu proses yang panjang sehingga perlu dilandasi kejujuran.
“Pakar Fisika teoritik, Thomas Kuhn dalam buku scientific revolution mengemukakan bahwa untuk menjadi orang yang berpikir ilmiah butuh keberanian, karena di setiap perubahan paradigma umumnya perlu dasar berpikir dan embrio yang kuat, yang paling prinsip atau yang pertama, logis, atau masuk akal,” jelasnya.
Selanjutnya yang kedua, empiris atau bisa dibuktikan. Pemikiran yang ilmiah harus dapat dibuktikan dengan fakta yang ada dan dalam prosesnya dilakukan lewat pemikiran yang kritis.
Rektor UM juga menghimbau kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan jenjang S2 maupun S3 di UM agar meminimalisir perilaku feodal. Mahasiswa bukalah pribadi yang akan dijadikan budak atau kuda troya oleh Dosen, Kaprodi, Dekan, bahkan oleh Rektor.
“Jika di media sosial ramai kalau pendidikan pascasarjana di Indonesia masih feodal kami akan meminimalisir itu. Kami merasa Anda memilih kami, kami berikan pelayanan yang terbaik,” tutupnya saat sambutan.
Sebagai informasi PKKMB UM dimulai pada 17 Agustus ditutup pada 23 Agustus 2024. Maba S1 dan S2 total secara keseluruhan hampir 12 ribu. Sementara itu, mahasiswa baru S1 dan Diploma 4 saja, total 10.400, sisanya maba S2 dan S3. (dan/ted)






