Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah pusat secara resmi membuka rekrutmen besar-besaran calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) tahun 2026. Program tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor ekonomi desa sekaligus membuka lapangan kerja baru di seluruh Indonesia, termasuk di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Proses rekrutmen yang menyediakan sekitar 30 ribu hingga 35 ribu posisi manajer KD/KMP yang akan ditempatkan di berbagai desa dan kelurahan di Indonesia, mulai dibuka sejak 15 April hingga 24 April 2026 melalui portal resmi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), dan dilakukan dengan menerapkan sistem online dan terpusat.
Selain itu, program KD/KMP sekaligus menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Sehingga dengan adanya manajer profesional di tiap desa, pemerintah berharap pengelolaan usaha desa menjadi lebih modern, transparan, dan berkelanjutan.
Termasuk di Pamekasan, di mana kehadiran program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menciptakan lapangan kerja baru berbasis potensi lokal.
Namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Naker) Pamekasan, memastikan proses rekrutmen menejer KD/KMP sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah pusat.
“Proses rekrutmen 30 hingga 35 ribu calon manajer KD/KMP sepenuhnya dilakukan pemerintah pusat, semuanya ditangani pusat melalui portal yang tersedia. Jadi tidak ada keterlibatan dinas dalam tahapan ini,” kata Kepala Diskop UKM Naker Pamekasan, Achmad Sjaifuddin, Rabu (22/4/2026).
Karena itu pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu waspada akan potensi adanya oknum yang bisa memanfaatkan kesempatan dan meminta sesuatu yang mencurigakan dengan iming-iming lolos dari proses rekrutmen. Terlebih proses rekrutmen ini gratis tanpa dipungut biaya apapun.
“Kata Pak Zulhas (Zulkifli Hasan), proses rekrutmen ini tidak ada titipin, jadi kita percaya penuh bahwa proses rekrutmen ini akan dilakukan secara jujur dan adil sesuai hasil seleksi,” tegasnya.
Selain itu pihaknya meminta masyarakat khususnya para pemuda yang masuk dalam kualifikasi calon manajer KD/KMP agar memanfaatkan peluang. “Informasinya lokasi tes di Surabaya, dan proses rekrutmen ini dilakukan secara profesional dan proporsional, jadi ikuti saja,” pungkasnya.
Berdasar informasi yang dihimpun beritajatim.com, calon menejer koperasi yang lolos seleksi itu nantinya akan dilatih selama dua bulan oleh pemerintah pusat, sehingga mereka benar benar mampu menjadi penggerak perekonomian di tingkat desa, khususnya di Pamekasan.
Tahapan seleksi dilakukan dalam beberapa tahap, meliputi seleksi administrasi mulai 15–25 April 2026, tes kompetensi pada 5–14 Mei 2026, tes tambahan: 24 Mei–7 Juni 2026, serta pengumuman akhir pada 15–17 Juni 2026.
Sementara syarat dan Kualifikasi calon pelamar harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya pendidikan minimal D3/D4/S1 dari semua jurusan, IPK minimal 2,75, serta usia maksimal sekitar 35 tahun. [pin/kun]






