Blitar (beritajatim.com) – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) selalu menjadi momen yang dinanti untuk melepas penat bersama keluarga. Di Blitar, destinasi wisata andalan Kampung Coklat tak ingin melewatkan momen ini dengan biasa-biasa saja. Wisata edukasi yang terletak di Kademangan ini bersolek, menghadirkan tiga wahana baru yang siap menyihir ribuan pengunjung.
Bukan sekadar tempat makan cokelat, kini Kampung Coklat menawarkan pengalaman visual dan rekreasi yang lebih segar. Pengelola wisata Kampung Coklat, Ahmad Nahru Mufti Alam, membocorkan destinasi wisata baru mereka untuk menyambut gelombang wisatawan akhir tahun ini.
1. Gerbang Galeri Bernuansa Eropa
Begitu melangkahkan kaki ke area Galeri Coklat, pengunjung akan disambut pemandangan berbeda. Pintu masuk yang dulunya biasa, kini disulap dengan arsitektur megah bak gerbang kastil di Eropa.
“Ada tiga hal baru yang kami siapkan. Salah satunya pintu masuk gerbang galeri yang dibuat seperti pintu Eropa,” ujar Ahmad Nahru Mufti Alam.
Desain klasik nan elegan ini menjadi spot foto yang sangat Instagramable. Bagi pengunjung yang gemar berswafoto, area ini menawarkan latar belakang mewah yang seolah membawa mereka pelesir ke benua biru, padahal masih berpijak di tanah Blitar.
2. Kesegaran di Kolam Renang Baru
Setelah puas berkeliling dan berfoto, wahana baru kedua siap menyegarkan suasana yakni kolam renang. Wahana air ini dihadirkan untuk melengkapi kebutuhan wisata keluarga, terutama anak-anak.
Dengan adanya kolam renang ini, Kampung Coklat bertransformasi menjadi one-stop destination. Pengunjung tidak hanya belajar soal kakao dan kuliner, tetapi juga bisa menikmati wisata air dalam satu kawasan.
3. Menjelajah Kebun Kakao 8 Hektare
Bagi pencinta alam dan edukasi, wahana ketiga adalah primadonanya. Kampung Coklat memperluas area perkebunan kakaonya hingga mencapai luas fantastis, yakni sekitar 8 hektare.
“Yang ketiga pastinya ada kebun sekitar delapan hektar,” tambah Nahru.
Hamparan kebun kakao yang rimbun ini memberikan suasana sejuk dan asri. Pengunjung bisa berjalan santai di bawah naungan pohon kakao, menghirup udara segar, sembari melihat langsung bagaimana bahan baku kakao lezat itu tumbuh.
4. Tiket Terusan: Hemat dan Puas
Meski menghadirkan wajah baru yang lebih mewah, Kampung Coklat tetap ramah di kantong. Nahru menjelaskan, untuk momen liburan ini memang belum ada diskon khusus, namun harga tiket yang ditawarkan sangat kompetitif.
Untuk tiket masuk reguler dibanderol Rp 20.000. Namun, bagi pengunjung yang ingin puas menjajal segala wahana, tersedia Tiket Terusan seharga Rp 35.000.
“Tiket terusan Rp 35 ribu itu sudah dapat akses ke 14 wahana, dan itu sudah termasuk tiket masuk ke kolam renang baru,” jelasnya. Sebuah penawaran value for money yang sulit ditolak.
5. Siap Sambut Puncak Wisatawan
Aura liburan mulai terasa. Grafik kunjungan perlahan merangkak naik. Jika hari biasa (weekdays) pengunjung berkisar di angka 300 orang, pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) lonjakan sudah terlihat menyentuh angka 3.000 pengunjung.
Namun, Nahru memprediksi gelombang besar wisatawan baru akan tiba usai pergantian tahun.
“Puncaknya diprediksi tanggal 1 Januari, setelah tahun baru. Estimasi kami sekitar 5.000 hingga 10.000 pengunjung akan memadati lokasi,” pungkasnya.
Dengan wajah baru yang lebih fresh, Kampung Coklat tampaknya siap menjadi tuan rumah yang menyenangkan bagi ribuan keluarga yang ingin menutup tahun 2025 dengan manis. [owi/aje]






