Surabaya (beritajatim.com) – PT Granting Jaya, selaku pengembang proyek reklamasi Surabaya Waterfront Land (SWL) di Laut Kenjeran, Kota Surabaya, berjanji akan mendirikan Fisheries Island atau pulau perikanan. Fisheries Island ini disebut disediakan khusus bagi nelayan dan petani tambak, di sekitar lokasi yang terdampak proyek reklamasi.
Juru Bicara dari PT. Granting Jaya, Agung Pramono menyebut, Fisheries Island akan didirikan di reklamasi pulau B.
“Kalau bicara tambak dan nelayan, ini juga sudah mengalokasikan tempat khusus untuk pengembangan budidaya ikan di Pulau Perikanan atau Fisheries Island, seluas 120 hektare,” ungkap Juru Bicara PT. Granting Jaya, Agung, Rabu (4/9).
Agung menyampaikan, tidak bisa dipungkiri kalau proyek reklamasi ini banyak penolakan dari pihak nelayan dan petani tambak. Sehingga PT Granting Jaya akan berusaha menampung keluh nelayan dan petani tambak, di sekitar lokasi SWL.
“Kita melihat penolakan itu dari prespektif yuridis. Penolakan SWL ini merupakan wujud bahwa ada beberapa hal yang perlu disinkronisasi, dari pihak pengelola dengan keinginan rakyat,” papar Agung.
Lebih lanjut, Agung mengungkapkan, bahwa saat ini telah terjadi sedimentasi laut yang mengakibatkan turunnya jumlah ikan, di perairan Surabaya. Sehingga dirinya mengeklaim Fisheries Island adalah solusi terbaik untuk dijadikan lokasi budidaya ikan.
“Pasti kita harus melihat dampak, hari ini apakah dengan kondisi laut sekarang masih bisa ke laut dalam waktu 24 jam terus menerus. Faktanya ini tidak bisa. Karena laut sudah sedimentasi 2 kilometer. Dalam satu hari nelayan hanya melihat air yang bisa dilewati perahu. Jadi kondisi laut ini, adalah salah satu alasan utama (Fisheries Island harus ada),” jelasnya.
Kendati demikian, lanjut Agung, Fisheries Island bagi nelayan dan petani tambak ini akan terealisasi setelah pulau B dibangun. Berkisar 5 – 10 tahun.
“Nanti patokan ada di pulau B. Pulau B mestinya (akan selesai) di atas 5 – 10 tahun depan,” tandas Agung.
Diketahui, proyek reklamasi Surabaya Waterfront Land (SWL) ini direncanakan bakal mendirikan 6 pulau baru, di wilayah pesisir laut Kenjeran. Serta pengerjaan reklamasi tersebut ditarget selesai 20 tahun ke depan. [ama/but]






