Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo memastikan proses rehabilitasi gedung Industri Kecil Menengah (IKM) di Jalan Trunojoyo, Tambakbayan, untuk Sekolah Rakyat (SR) rintisan ditarget rampung sebelum tahun ajaran baru 2025/2026 dimulai. Langkah ini menjadi salah satu upaya strategis untuk mempercepat pelaksanaan program nasional Sekolah Rakyat di Ponorogo.
Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, menyampaikan bahwa renovasi gedung akan dimulai pada minggu pertama Juli 2025. Proyek rehabilitasi ini akan dikerjakan langsung oleh Balai Besar Cipta Karya Jawa Timur yang sebelumnya sudah melakukan survei lokasi.
“Balai Cipta Karya dari pemerintah pusat sudah meninjau langsung. Mereka yang akan mengerjakan renovasi, mulai ruang kelas, kamar asrama, hingga sarana penunjang lain. Harapannya, sebelum tahun ajaran baru dimulai, semuanya rampung,” kata Agus, Senin (30/6/2025).
Rencana rehabilitasi meliputi penyediaan ruang belajar, ruang tinggal siswa, kamar mandi, dapur, dan fasilitas pendukung lain. Karena Sekolah Rakyat ini merupakan program nasional, pengerjaan fisik sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Meski begitu, Pemkab Ponorogo juga menyiapkan dana cadangan Rp1,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Dana ini disiapkan untuk mengantisipasi jika dibutuhkan percepatan atau penambahan fasilitas penunjang.
“Karena ini program pusat, kami mengikuti arah kebijakan mereka. Tapi kami tetap menyiapkan dukungan jika sewaktu-waktu diperlukan,” ujarnya.
Di sisi lain, persiapan sumber daya manusia sudah dirampungkan. Pemkab Ponorogo telah menuntaskan tahapan seleksi peserta didik dan tenaga pendidik. Sebanyak 125 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA siap menjadi angkatan pertama Sekolah Rakyat rintisan Ponorogo. Proses seleksi guru, tenaga kependidikan, hingga kepala sekolah juga sudah selesai dilakukan.
Namun hingga akhir Juni 2025, Pemkab masih menanti kejelasan pengadaan sarana-prasarana seperti mebel kelas, yang menjadi tanggung jawab penuh pemerintah pusat.
“Prinsipnya mereka (pemerintah pusat) yang akan membangun untuk Sekolah Rakyat rintisan ini,” pungkas Agus. [end/beq]






