Villarreal (beritajatim.com) – Pekan ini menjadi momen penting bagi Real Madrid. Setelah menyingkirkan Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions (13/3), dini hari tadi Los Blancos berhasil mengalahkan Villarreal CF dengan skor 2-1 dalam jornada ke-28. Kemenangan ini membawa tim asuhan Carlo Ancelotti kembali ke puncak klasemen LaLiga.
Saat ini, Real Madrid mengoleksi 60 poin, unggul tiga poin dari FC Barcelona yang masih memiliki dua laga tunda. Dini hari nanti, Barcelona berpotensi kehilangan poin saat menghadapi Atletico Madrid dalam duel yang bisa menentukan persaingan di papan atas.
Meski meraih dua kemenangan krusial, kebahagiaan Real Madrid sedikit terganggu. Para pemainnya mengalami kelelahan ekstrem setelah pertandingan di Estadio de la Ceramica, Villarreal. Beberapa pemain kunci seperti Kylian Mbappé dan Jude Bellingham merasakan dampaknya.
Pertandingan kontra Villarreal berlangsung kurang dari 72 jam setelah duel melelahkan melawan Atletico, yang harus diselesaikan lewat adu penalti. Mbappé dan Bellingham bermain penuh selama 120 menit melawan Atletico, lalu kembali tampil 90 menit menghadapi Villarreal.
“Ini kali terakhir kami bersedia main di pertandingan dengan istirahat kurang dari 72 jam (dari laga sebelumnya, Red). Jika ada lagi yang seperti ini, kami akan mangkir. Kami telah mengajukan keberatan kepada LaLiga tetapi tidak ada solusi,” tegas Ancelotti kepada Marca.
Keberatan Ancelotti beralasan. Real Madrid masih bersaing di tiga kompetisi sekaligus: LaLiga, Liga Champions, dan Copa del Rey. Jadwal mereka ke depan semakin padat, dengan jornada ke-29 melawan CD Leganes (30/3), diikuti tujuh pertandingan lain yang hanya berjarak 24 hari. Artinya, Real Madrid harus bermain hampir setiap tiga hari sekali.
Jadwal superpadat ini meningkatkan risiko cedera bagi para pemain. Dalam momen krusial menuju akhir musim, kehilangan pemain inti bisa menjadi pukulan besar bagi Real Madrid.
“Semua menyaksikan kami melawan Atletico selama 120 menit penuh tekanan, kelelahan, dan emosional. Tetapi, tidak sampai tiga hari kemudian, kami harus main lagi (melawan Villarreal, Red). Itu memang sulit. Tetapi, kami harus tetap menghormati lambang di dada untuk memberikan yang terbaik,” ujar Mbappé.
Saat ini, Real Madrid harus menjaga kebugaran para pemainnya agar tetap kompetitif di semua ajang. Dengan persaingan yang semakin ketat di LaLiga dan Liga Champions, keputusan rotasi pemain mungkin menjadi kunci sukses mereka dalam meraih gelar musim ini. [dio/suf]






