Surabaya (beritajatim.com) – Tiga pilar Kecamatan Sukomanunggal dibantu elemen masyarakat melakukan razia pada Minggu (19/12/2021) dini hari. Razia digelar pasca kejadian tawuran antar geng di Jl Tanjungsari gang IV, Sabtu (18/12/2021) dini hari kemarin.
Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Esti Setija Oetami mengatakan, dalam patroli kali ini fokus untuk mencari kelompok geng maupun pendekar silat yang berkumpul. Tujuannya untuk meminimalisir insiden serupa kembali terjadi.
“Kita tadi mendatangi RT dan RW, kita menyampaikan imbauan supaya meningkatkan partisipasinya, agar tidak tergabung dalam geng atau pendekar-pendekar yang mengganggu Kamtibmas,” kata dia usai melakukan patroli malam.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tawuran-pesilat”]
Selain fokus antisipasi tawuran antar geng dan pendekar silat, kata Kompol Esti, patroli yang digelar rutin itu juga mengantisipasi aksi kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor).
“Patroli ini juga untuk mengantisipasi kuda liar (balapan), antisipasi 3C serta kegiatan masyarakat yang harus diakhiri pukul 00.00 WIB, mengingat ini masih Pandemi Covid-19,” tambahnya.
Dalam operasi ini, Anggota Polsek Sukomanunggal sempat menindak komunitas motor yang memakai knalpot brong, ketika ber-swafoto di Jl Darmo. Mereka harus ikhlas motornya dibawa ke Polsek Sukomanunggal dan dilakukan penilangan. [ang/but]






