Jember (beritajatim.com) – Puluhan ribu orang warga memadati alun-alun Jember Nusantara, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyambut pergantian tahun dari 2024 ke 2025. Perayaan tahun baru terakhir pada masa pemerintahan Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
Muhammad Iqbal, dosen Universitas Jember, memperkirakan 50 ribu orang memadati kawasan alun-alun. “Berjalan kaki pun untuk masuk maupun keluar alun-alun harus berdesakan,” katanya, Rabu (1/1/2024).
Langit yang cerah membuat warga semakin banyak berkumpul dari sore hingga tengah malam. Mereka menikmati sajian pertunjukan, mulai dari kesenian tradisional hingga musik modern di bawah megatron.
Tiga puluh menit menjelang tengah malam, suasana kemeriahan berubah menjadi kekhusyukan saat bacaan salawat berjamaah dilantunkan. Warga yang tadinya meriung dan duduk-duduk di atas rumput mendadak berdiri dan ikut bersalawat.
“Tampilan seni budaya adalah semangat hablum minallah dan hablumminannas. Kita tampilkan semua ekonomi kreatif seni budaya di Kabupaten Jember. Sementara semangat hablum minannas melalui salawat dan doa bersama yang dipimpin Gus Firjaun,” kata Hendy.
Malam pergantian tahun ini bertepatan dengan malam 1 Rajab 1446 H. “Mudah-mudahan ke depan Jember menjadi lebih baik. Semua mendapatkan petunjuk dan hidayah dari Allah SWT, karena yang mampu memberi petunjuk hanya Allah,” kata Firjaun.
Hendy berharap masyarakat Jember tetap rukun dan tidak terpecah-belah dalam menjalani 2025. “Kita bekerja bersama-sama. Kita saling memaafkan, kita semua bersaudara. Hidup hanya sesaat. Kita harus memberikan yang terbaik untuk pengganti kita,” katanya. [wir]






