Mojokerto (beritajatim.com)– Dalam rangka Hari Guru, kandidat doktor dari Program Doktor PAI Multikultural Pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) memberikan motivasi belajar di SMK Pesantren Terpadu, Ngembeh, Dlanggu, Mojokerto, Senin (25/11/2024).
Acara yang dihadiri siswa kelas XII bersama guru pendamping, Ponadi, ini merupakan bagian dari program Kandidat Doktor Mengabdi. Turut hadir dalam kegiatan ini empat kandidat doktor, yaitu M. Zainal Arifin, Muhammad Yusuf, Jumari, dan Abdullah.
Mereka memberikan motivasi belajar, tips meraih beasiswa, dan wawasan seputar pengembangan ekonomi kreatif. “Kita harus terus belajar, karena pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Dream big, work hard, achieve more,” ujar Jumari.
Ia mengajak siswa untuk memanfaatkan peluang beasiswa yang banyak tersedia sebagai jalan menuju pendidikan tinggi.
Abdullah, kandidat doktor lainnya menambahkan pentingnya kreativitas, inovasi, dan penguasaan teknologi dalam menghadapi tantangan perekonomian global. “Jurusan seperti Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK Pesantren Terpadu sudah sangat tepat. Ditambah dengan nilai-nilai pesantren, santri di sini siap bersaing di pasar global,” jelasnya.
Sementara itu, Muhammad Yusuf, yang juga Kepala MTs Favorit Darut Taqwa, memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Bekal ilmu agama dari Pondok Pesantren Darut Taqwa dan keterampilan dari SMK ini menjadi modal kuat untuk melanjutkan ke jenjang S1. Jangan berhenti di sini, jadilah insan yang unggul dengan pendidikan tinggi,” tegasnya.

Sementara M. Zainal Arifin mengungkapkan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang terus berubah. Para murid SMK Terpadu ini menyimak penuturan para kandidat doktor itu.
Selanjutnya, kegiatan pembinaan ini akan dilanjutkan dengan Forum Discussion Group (FGD) sebagai wadah dan tindak lanjut dalam mendampingi penyelesaian masalah-masalah siswa-siswi SMK Pesantren Terpadu terkait dengan jenjang karir pendidikannya.
Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi siswa SMK Pesantren Terpadu untuk memahami bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Dengan semangat belajar dan persiapan yang matang, kesuksesan bukanlah hal yang mustahil. [suf]







1 Komentar
Bagaimana santri memainkan peran sebagai agent of change dalam kehidupan bermasyarakat dan di era globalisasi di era melineal baik itu secara lusanul maqal atau lusanul hal …..???🙏🏻