Pamekasan (beritajatim.com) -Pelatih Madura United FC, Angel Alfredo Vera mengaku masih cukup khawatir dengan kondisi timnya karena relatif masih belum aman dari zona merah degradasi.
Sekalipun pada dua laga terakhir mereka mampu memetik poin sempurna berkat dua kemenangan beruntun. Baik kala bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Kamis (24/4/2025). Serta mengamankan poin dari Persik Kediri, di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Senin (28/4/2025) lalu.
Dari hasil tersebut, Laskar Sape Kerrab naik ke posisi 13 klasemen sementara dengan torehan sebanyak 33 poin berkat hasil 9 kali menang, 6 kali imbang dan 15 kali kalah dari 30 laga yang dijalani. Di mana mereka mampu mencetak sebanyak 31 gol dan kemasukan 50 gol atau defisit 19 gol.
Meski begitu, Madura United harus selalu ekstra waspada agar dapat terhindar dari zona merah degradasi. Sebab saat ini mereka hanya selisih 1 poin dari Persis Solo di posisi 14 klasemen, serta unggul 4 poin dari Barito Putera di posisi 15 klasemen sementara.
Bahkan dengan total poin tersebut, mereka baru unggul 5 poin dari Semen Padang yang menempati posisi teratas zona merah degradasi. Unggul 8 poin dari PSIS Semarang, serta 11 poin dari tim penghuni dasar klasemen, PSS Sleman.
“Kami sadari perjuangan masih berat, 3 poin dari Persik Kediri sangat penting. Tapi kami punya jarak tipis (tangga klasemen) dengan tim lain, sama Semen Padang hanya selisih 5 poin, sama Barito 4 poin,” kata Angel Alfredo Vera, Rabu (30/4/2025).
Pada laga selanjutnya, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu akan kembali menjalani laga yang tidak kalah berat, yakni bertandang ke markas Semen Padang pada pekan ke-31 Liga 1, di Stadion GOR Haji Agus Salim, Minggu (4/5/2025) mendatang.
“Kami akan bermain dengan Semen Padang dengan status sebagai tim tamu, sehingga kami harap mendapatkan poin disana untuk bisa cepat aman (dari zona merah degradasi),” pungkasnya. [pin/ted]






