Jember (beritajatim.com) – Ratusan orang warga Desa Jambesari dan Pringgondani, Kecamatan Sumber Jambe, Kabupaten Jember, Jawa Tmur, mengalami kesulitan air bersih, Kamis (26/12/2024). Fasilitas air bersih rusak disapu banjir bandang, Senin (23/12/2024).
Palang Merah Indonesia (PMI) bekerja sama dengan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pandalungan menyediakan fasilitas air bersih sementara untuk warga. “Tandon dan penempatannya dari PMI, airmya dari Perumdam Jember,” kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jember, Mamang Pratidina.
PMI menyediakan empat ttandon atau bak penampungan air bersih yang diletakkan di empat titik di Dusun Karang Sampurna, Desa Jambesari. “Kapasitasnya 4.800 liter air dan diharapkan mampu memasok air untuk 400 keluarga,” kata Mamang.
Langkah Tim Wash (Water Sanitasion and Hygiene) Promotion PMI Jember ini untuk menopang suplai air bersih yang sudah dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember. BPBD Jember telah meletakkan bak tampungan air sementara di beberapa titik tersebut di desa Pringgondani dan Jambesari.
“Bantuan air bersih ini akan dilakukan selama 14 hari. Namun, bila dirasa masih dibutuhkan, penempatan tandon air dan suplai airnya akan diperpanjang,” kata Mamang. Saat pemerintah bersama warga masih memperbaiki bak penampungan dan jaringan pipa yang rusak.
Banjir bandang menghantam Kecamatan Sumberjambe, Senin (23/12/2024), menyusul hujan lebat sepanjang hari Minggu. Tiga desa yang diterjang banjir, yakni Desa Rowosari, Desa Jambearum dan Desa Gunungmalang.
Banjir bandang menyebabkan sebuah rumah warga rusak berat di Dusun Gardu Timur, Desa Rowosari. Akses Jalan menuju pemukiman Warga di Dusun Gardu Timur pun terputus. [wir]






