Bojonegoro (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) didukung oleh Satpol PP serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro menggelar lomba simulasi penanganan kegawatdaruratan bencana yang diikuti oleh Satlinmas se Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan yang diikuti ratusan anggota Satlinmas itu digelar di lapangan Alun-alun Kabupaten Bojonegoro, Kamis (4/8/2022).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Ardhian Orianto mengatakan, kegiatan lomba simulasi penanganan kegawatdaruratan bencana ini diikuti oleh 308 orang anggota Satlinmas bersama Trantib Satpol PP dari 38 kecamatan di Bojonegoro.
“Semangat dari kegiatan ini untuk memberikan simulasi atas kesiapan para linmas di masing-masing wilayah sehingga bisa meminimalisir adanya korban jika terjadi kegawatdaruratan bencana,” ujarnya.
Dalam lomba simulasi kegawatdaruratan bencana ini, lanjut Ardhian, para peserta diharapkan bisa menerapkan materi yang sudah pernah didapatkan dalam penanganan potensi bencana di masing-masing daerah. “Karena setiap daerah memiliki potensi kerawanan bencana masing-masing,” tambahnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bpbd-bojonegoro”]
Sementara Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang membuka kegiatan tersebut mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan bisa mengasah kesiapsiagaan para peserta. Sehingga jika terjadi kemungkinan terjadinya bencana sudah bisa mengambil tindakan untuk mengurangi jumlah korban.
“Harapan kami dengan lomba ini, BPBD yang didukung oleh Satpol PP dan Damkar memiliki cadangan personil disetiap wilayah. Dan jika suatu saat dibutuhkan sudah siap,” ujarnya.
Selain mengasah kemampuan, kegiatan ini juga bisa dipakai sebagai media untuk mengaplikasikan teori dan mengasah kreativitas sehingga lebih efektif, efisien dan gerak cepat. “Dengan kesiapsiagaan ini diharapkan para linmas bisa membantu kesiapsiagaan dengan menumbuhkan empati dan kegotongroyongan,” pungkasnya. [lus/ted]






