Bojonegoro (beritajatim.com) – Ratusan prajurit Kodim 0813 Bojonegoro menjalani Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik II Tahun 2026 di Lapangan Reso Truno, Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi kebugaran sekaligus kesiapan fisik prajurit dalam menjalankan tugas.
Tes kesegaran jasmani tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, hingga Selasa (27/10/2026). Pelaksanaannya dipantau tim Jasmani Militer (Jasmil) Korem 082/CPYJ untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur.
Sejak pagi, para prajurit tampak mengikuti setiap materi pengujian dengan penuh semangat. Meski harus beraktivitas di tengah cuaca terik, mereka tetap berupaya menyelesaikan rangkaian tes yang mengukur daya tahan dan kekuatan fisik.
Materi Garjas terdiri dari dua bagian utama. Pada Garjas A, prajurit menjalani tes lari selama 12 menit untuk mengukur daya tahan kardiovaskular. Sementara itu, Garjas B meliputi pull up, push up, dan sit up masing-masing selama satu menit, dilanjutkan shuttle run untuk mengukur kelincahan serta tes renang sejauh 50 meter.
Sebelum mengikuti pengujian, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh personel Polkes 05.09.14 Kodim 0813 Bojonegoro. Pemeriksaan tersebut mencakup pengecekan tekanan darah guna memastikan kondisi peserta memungkinkan untuk mengikuti tes.
Setelah dinyatakan siap, prajurit melakukan pemanasan dengan arahan tim Jasmil Korem 082/CPYJ sebelum memasuki tahapan pengujian.
Koordinator kegiatan, Kapten Inf Haryanto, mengatakan, Garjas periodik bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian penting dari pembinaan personel TNI AD. Hasil pengujian menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui tingkat kebugaran prajurit sekaligus mendorong peningkatan kemampuan fisik secara berkelanjutan.
“Kesegaran jasmani sangat penting bagi prajurit. Dengan kondisi tubuh yang baik, pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih optimal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi evaluasi pembinaan personel secara berkala,” ujarnya.
Menurut dia, kondisi fisik yang prima menjadi modal penting bagi prajurit dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial maupun mendukung pertahanan negara.
Tak hanya berkaitan dengan kesiapan tugas, hasil Garjas juga berpengaruh terhadap pengembangan karier prajurit. Nilai yang diperoleh menjadi salah satu persyaratan dalam proses Usul Kenaikan Pangkat (UKP), sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI AD.
“Melalui Garjas Periodik II Tahun 2026, Kodim 0813 Bojonegoro berharap seluruh prajurit terus menjaga kebugaran, disiplin, dan ketahanan fisik. Dengan demikian, kesiapan personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara dapat terus terpelihara,” pungkasnya. (fif/ian)






