Kediri (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Kota Kediri memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 dengan mengadakan sarasehan tenaga kesehatan berprestasi. Acara berlangsung di Hotel Lotus Garden, Kota Kediri, pada Senin (11/11/2024).
Membuka acara sarasehan, Pj Walikota Kediri Zanariah mengatakan, tenaga kesehatan memiliki beberapa banyak tantangan. Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi kinerja para nakes.
“Orang kesehatan tidak hanya bergantung pada aspek fisik saja, namun juga aspek mental dan emosional dari para pelaksanaannya. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kesejahteraan para kader menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan kesehatan yang lebih holistik,” katanya.
Sarasehan bertajuk Seminar Peningkatan kemampuan Pengelolaan Stres di Tempat Kerja ini sejalan komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dan menyeluruh kepada masyarakat.
Kiat ini juga bentuk perhatian dan penghargaan dari Pemerintah Kota Kediri atas dedikasi para nakes. “Nah seperti individu yang berada di lapangan, interaksi dengan berbagai permasalahan masyarakat sering kali menimbulan tekanan dan stres itu pasti, maka keterampilan mengelola stres harus mutlak dimiliki untuk menjalankan tugas,” tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Muhammad Fajri Mubasysyir, acara ini menjadi salah satu rangkaian dari kegiatan dalam rangka memperingati HKN ke-60 yang jatuh pada Selasa 12 November 2024.
Tujuannya ialah memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan berprestasi sekaligus untuk memberikan motivasi agar meningkatkan pengabdian dan motivasi untuk berperan serta dalam rangka meningkatkan kinerja.
Sebanyak 200-an peserta yang berasal dari seluruh tenaga kesehatan di Kota Kediri hadir dalam acara ini. Mereka datang dari semua rumah sakit, puskesmas dan klinik kesehatan.
Dalam acara ini, nakes mendapatkan materi tentang kesehatan terkait bagaimana mencegah stress pada saat bekerja yang akan disampaikan oleh dokter novi spesialis kedokteran jiwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran Kota Kediri.
“Intinya adalah bagaimana cara kegiatan seminar hari ini memberikan informasi kepada tenaga kesehatan tentang bagaimana mengelola stres di dalam pekerjaan, supaya pekerjaan itu bisa maksimal dengan pengelolaan stres yang baik,” tutupnya. [nm/kun]






