Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 383 anak-anak dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) panjat tebing di Gor Soekarno-Hatta Kota Blitar. Atlet muda yang tertanding ini berasal dari berbagai daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Nganjuk hingga Blitar.
Kejurprov panjat tebing ini digelar selama 3 hari, mulai tanggal 16 hingga 18 November 2023. Sementara itu, kelas yang diperlombakan pun ada 5 yakni Junior, Youth A,Youth B, Youth D, Youth E.
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Jatim, Danu Iswara menyebut bahwa turnamen ini merupakan bagian dari proses pembinaan berkelanjutan bagi atlet. Selain itu, pelaksanaan kejuaraan panjat tebing ini juga bertujuan untuk menjaring atlet muda.
“Dengan penyelenggaraan kompetisi yang teratur, insyaallah prestasi bisa tercapai. Ini juga salah satu upaya kami menjaring atlet panjat tebing,” kata Danu, Kamis (16/11/23).
FPTI Provinsi Jatim memilih Kota Blitar sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan panjat karena dianggap yang paling siap secara sarana dan prasarana. Sehingga gelaran panjat tebing tingkat provinsi ini digelar di Bumi Bung Karno.
“Kota Blitar secara sarpras sudah siap, dari prestasi atlet panjat tebing juga ada. Pembinaan cabor panjat tebing di Kota Blitar saat PON selalu ada atlet dari Kota Blitar, kemarin Pra PON juga ada dua orang atlet dari Kota Blitar dan meraih Emas,” tegasnya.
Sementara salah satu peserta yang berasal dari Surabaya, Kira Kirana mengaku sangat antusias untuk mengikuti Kejurprov 2023. Atlet muda berusia 7 tahun itu pun telah mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari sebelum kejuaran ini digelar. “Berat sih mas ini, persiapannya sudah lama yang berlatih melatih kecepatan dan cengkraman aja,” ucap bocah perempuan tersebut.
Kirana pun berhasil menaklukan papan panjat tebing setinggi 7 meter dengan waktu 13 detik saja. Ia berhasil mengalahkan atlet panjat tebing lainnya dari Sidoarjo. “Tadi 13 detik (waktu finish),” ucap singkatnya.
Atlet junior dari Kota Pahlawan tersebut pun menargetkan bisa keluar sebagai juara di kelasnya. Kirana pun optimis karena sudah berlatih rutin sejak beberapa tahun lalu. (owi/kun)
BACA JUGA: EIGER Jaring Bakat Muda Atlet Panjat Tebing Mapala se-Jatim






