Pasuruan (beritajatim.com) – Setelah melakukan pencocokan data dan penelitian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pasuruan lakukan rapat pleno Daftar Pemilih Tetap (DPT). Jumlah DPT pada pilkada kali ini tak jauh berbeda dengan jumlah DPT pada pemilu kemarin.
Hanya ada segelintir orang yang tak masuk dalam DPT pilkada kali ini yang dikarenakan meninggal dunia. Menurut Komisioner KPU Kota Pasuruan divisi Data, Zahid mengatakan bahwa dalam rapat pleno ini jumlah DPT tak jauh dari sebelumnya.
“Tidak begitu banyak perubahan dalam hal ini yakni pengurangan jumlah DPT yang signifikan. pengurangan ini juga dikarenakan adanya warga yang meninggal dunia,” jelas Zahid, Rabu (18/9/2024).
Hal senada juga dikatakan Ketua KPU Kota Pasuruan Nanang Abidin yang menjelaskan bahwa jumlah DPT saat ini ialah 153.678. Jumlah ini didapatkan dari setelah melakukan beberapa pencocokan dan penelitian data yang nantinya akan digunakan dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah Kota Pasuruan dan Gubernur Jawa Timur.
Nanang juga mengatakan bahwa di Kota Pasuruan sendiri memiliki dua lokasi khusus selama pilkada mendatang. Kedua lokasi khusus tersebut berada di wilayah Lapas Pasuruan. “Ada dua lokasi khusus yang sudah kami koordinasikan dan akan dijadikan tempat pemungutan suara di wilayah lapas Pasuruan. Untuk keluar masuknya tahanan nanti akan kami lakukan koordinasi lagi dengan pihak lapas,” jelasnya.
Diketahui sendiri loksus di dalam lapas ini akan melakukan pungutan suara sebanyak 812 DPT. (ada/kun)






