Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC kembali gagal meraih poin pasca menyerah dari tuan rumah Persib Bandung, dengan skor telak 5 gol tanpa balas pada pekan ke-23 Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (26/2/2026).
Terlebih pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab sudah kebobolan 3 gol pada interval pertama berkat sepasang gol Ramon de Andrade, serta sebiji gol dari Uilliam Barros Parreira, pada masa injury time babak pertama.
Kebobolan dengan skor telak membuat tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, cukup kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan gawang yang dikawal Moh Dicky justru kembali kebobolan 2 gol pada interval kedua, yakni melalui gol Andrew Jung dan Frans Putros.
“Pertandingan malam ini tidak seperti yang kami rencanakan, kami kemasukan gol pada babak pertama terlalu cepat dan kami butuh mengubah cara bermain. Kami tidak bisa bereaksi seperti yang kami harapkan,” kata pelatih Madura United FC, Carlos Parreira usai pertandingan.
Seyogyanya tim tamu mampu menunjukkan peningkatan permainan pada interval kedua, terbukti dari dominasi permainan yang mulai mengimbangi permainan tim tuan rumah. Hanya saja mereka selalu gagal memanfaatkan peluang, dan justru kembali kebobolan 2 gol, sekaligus melengkapi kekalahan telak 5 gol tanpa balas.
“Inilah sepak bola dan kami melawan tim besar, saat ini kami harus kembali fokus untuk laga kandang kami melawan Malut (di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan Pamekasan),” ungkapnya.
Selain itu, juru taktik berkebangsaan Brasil, juga memastikan melakukan evaluasi menyeluruh demi memperbaiki performa tim dan mengembalikan ke jalur kemenangan. “Tidak ada yang nyaman dengan situasi ini, tapi kami akan lakukan yang terbaik untuk menyelesaikan ini, dan mendapatkan hasil bagus lagi,” pungkasnya.
Dengan hasil tersebut, Madura United tetap bertahan di posisi 14 klasemen sementara dengan torehan 20 poin berkat hasil 4 kali menang, 8 kali imbang, dan 11 kali kalah. Mereka baru memasukkan 22 gol dan kebobolan sebanyak 36 gol dari 23 laga yang dijalani.
Selanjutnya mereka akan menghadapi tim yang tidak kalah berat, yakni tim penghuni 4 besar klasemen Malut United di SGMRP Pamekasan, Selasa (3/3/2026) mendatang. Kemenangan wajib mereka dapatkan guna menjaga asa menjauh dari zona merah degradasi. [pin/ian]






