Surabaya (beritajatim.com) – Suasana hangat terasa di Panti Werda Hargodadali Surabaya pada Rabu (4/3/2026). Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan (Forwan) Surabaya datang membawa bantuan sekaligus menyapa para penghuni panti yang sebagian besar adalah lansia.
Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp5.000.000, 60 kilogram beras, paket biskuit, serta berbagai kebutuhan panti lainnya senilai sekitar Rp2.000.000. Seluruh bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan operasional sekaligus membantu aktivitas harian para penghuni panti.
Panti Werda Hargodadali saat ini menampung sekitar 30 lanjut usia yang menjalani kehidupan sehari-hari di bawah pengelolaan yayasan. Bagi para penghuni, kehadiran tamu yang membawa perhatian seperti ini menjadi momen yang memberi semangat tersendiri.
Ketua pelaksana kegiatan, Indra Setiawan, mengatakan kegiatan sosial tersebut menjadi cara sederhana komunitas wartawan berbagi dengan masyarakat. Dia menyebut Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial.
“Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial. Kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan para penghuni panti,” ujar Indra.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa persoalan lansia di kota besar perlu mendapat perhatian bersama. Di tengah meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut, dukungan dari keluarga dan lingkungan sosial dinilai sangat penting.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Surabaya tahun 2024 yang dirilis pada awal 2025, jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas di Surabaya mencapai lebih dari 363.282 jiwa. Angka tersebut terdiri dari kelompok usia 60–64 tahun sebanyak 131.626 jiwa, usia 65–69 tahun sebanyak 100.586 jiwa, usia 70–74 tahun sebanyak 64.973 jiwa, serta usia 75 tahun ke atas sebanyak 66.097 jiwa.
“Jumlah lansia yang cukup besar ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap kelompok usia lanjut perlu terus diperkuat, baik melalui dukungan keluarga, masyarakat, maupun berbagai komunitas,” tutur jurnalis senior LKBN Antara ini.
Ketua Yayasan Panti Werda Hargodadali, Endang Sinar Giyanti, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan Forwan Surabaya. Dia mengatakan dukungan tersebut membantu kebutuhan panti sekaligus memberi semangat bagi para lansia yang tinggal di sana.
“Di sini penghuninya berasal dari berbagai agama, seperti Islam, Kristen Protestan, Konghucu, dan Buddha. Karena itu kegiatan rohani juga menyesuaikan, ada pengajian, kegiatan gereja, serta aktivitas seperti yoga untuk menjaga kebugaran,” ujar Endang.
Di panti tersebut, para lansia menjalani aktivitas yang dirancang untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Kegiatan harian seperti senam ringan dilakukan secara rutin, sementara penyuluhan kesehatan kerap diisi oleh mahasiswa yang sedang menjalankan program pengabdian masyarakat.
Selain aktivitas fisik, pembinaan rohani juga menjadi bagian penting dari kehidupan para penghuni. Program kegiatan disesuaikan dengan latar belakang agama masing-masing agar setiap lansia tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.
Endang menambahkan bahwa Panti Werda Hargodadali merupakan panti nasional yang terbuka bagi lansia dari berbagai daerah. Namun ada beberapa ketentuan administrasi yang harus dipenuhi untuk memudahkan pelayanan.
“Kalau ada lansia dari luar kota atau luar pulau tetap kami terima, tetapi salah satu syaratnya memiliki KTP Surabaya. Hal ini untuk memudahkan pengurusan administrasi jika suatu saat ada kebutuhan layanan kesehatan atau hal lainnya,” katanya. [asg/ian]






