Lamongan (beritajatim.com) – Rakercab (Rapat Kerja Cabang) Gerakan Pramuka Lamongan yang bertempat di ruang pertemuan Gajah Mada pemkab setempat resmi ditutup oleh Bupati Yuhronur Efendi selaku Kamabicab (Ketua Majelis Pembimbing Cabang) Gerakan Pramuka Lamongan.
Bupati Yuhronur menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya Rakercab dengan baik. Menurutnya, Rakercab ini menunjukkan bahwa seluruh kegiatan pramuka di Lamongan terus berjalan dengan baik dan organisasinya pun sangat dinamis.
“Semoga Pramuka Lamongan dapat terus bergerak maju ke depan untuk kejayaan Lamongan yang berkeadilan,” ujar Bupati Yuhronur, ditulis Kamis (6/4/2023).
Orang nomor satu di Lamongan itu juga menyampaikan bahwa tantangan yang harus dihadapi ke depannya sangat besar. Oleh sebab itu, Pramuka Lamongan harus terus melakukan rebranding dan refresh terhadap program kerjanya agar Pramuka tak terkesan jadul (jaman dulu atau kuno).
BACA JUGA:
Bupati Yuhronur: Pramuka Lamongan Bukan Kaleng-kaleng
“Ada satu hal yang terus saya sampaikan, ke depan tantangan kita semakin besar, sehingga kita harus terus melakukan rebranding program kerja, dengan demikian Pramuka ini tidak terkesan jadul,” tandasnya.
Meski begitu, Bupati Yuhronur menjelaskan bahwa tidak semua yang dikatakan jadul itu berkonotasi buruk, yakni terdapat substansi-substansi baik yang tetap perlu untuk dipertahankan.
“Tidak semuanya yang jadul itu jelek, ada beberapa substansi yang masih baik, salah satunya membaca. Saat ini melalui digitalisasi, substansi membaca ini harus tetap dijaga dan menjadi yang terbaik. Untuk itu tantangan ke depan pramuka Lamongan harus terus dibranding, direfresh, sehingga menjadi bangkit kembali. Sehingga kegiatannya tetap menjadi pilihan anak bangsa untuk masa depan yang lebih baik,” paparnya.
BACA JUGA:
Konflik Pramuka Jatim dan Nasional, Begini Sikap Kwarcab Tuban
Sementara itu, Kakwarcab (Ketua Kwartir Cabang) Lamongan Moh. Nalikan melaporkan bahwa Rakercab ini diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari 72 orang pengurus dan andalan cabang, 3 orang utusan satuan komunitas, 17 orang anggota DKC (Dewan Kerja Cabang), 27 Ketua Majelis Pembimbing Ranting, dan 81 orang utusan Kwartir Ranting.
“Rakercab 2023 ini dimaksudkan untuk mengevaluasi pelaksanaan program tahun 2022, mensosialisasikan program tahun 2023, menginventarisasi hal-hal penting yang terkait pembinaan Pramuka di Kabupaten Lamongan, juga memberikan berbagai informasi terbaru tentang gerakan pramuka,” lapornya.

Lebih lanjut, Nalikan menuturkan, dalam Rakercab yang bertajuk ‘Gugus Depan Produktif, untuk Kejayaan Lamongan’ ini juga diserahkan bantuan APE (Alat Peraga Edukatif) kepada 42 TK (Taman Kanak-kanak).
Diserahkan pula trophy untuk pemenang Lomba Upacara Pembukaan Latihan Pra Siaga tahun 2023 untuk Kwartir Ranting Solokuro (juara 1), Deket (juara 2), Glagah (juara 3), Maduran (harapan 1), Kembangbahu (harapan 2), Tikung (harapan 3), dan Mantup (juara favorit).
“Ke-42 TK yang menerima bantuan APE itu berada di 7 kecamatan yang terdampak banjir, meliputi Kecamatan Turi, Karangbinangun, Kalitengah, Karanggeneng, Laren, Glagah dan Deket,” pungkasnya. [riq/suf]






