Malang (beritajatim.com) – Raihan Zulfikar, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang angkatan 2018 menjadi juara di ajang Kejuaraan Gokart Indonesia yang diinisiasi oleh Ikatan Motor Indonesia. Raihan, sapaan akrabnya menuturkan soal persiapan yang dilakukannya butuh perjuangan panjang.
“Proses dan perjuangannya panjang karena latihan dan lombanya berada di Sentul International Karting Circuit, yang jauh dari domisili saya di Malang”, jelas Mahasiswa UB Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Selasa (06/09/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”UB”]
Raihan juara di kelas “Shifter University”, dengan pesaing mahasiswa dari kampus lain di Indonesia. “Saya mengikuti kejuaraan ini dengan tujuan mengembalikan nama Universitas Brawijaya yang sudah hengkang sejak 2016 dan sudah tidak lagi eksis di kejuaraan ini,” papar Raihan.
Dia mengaku sudah hobi olahraga gokart sejak usia 11 tahun. Raihan pun bertekad untuk membawa nama UB di kancah gokart nasional. “Sebelum 2016, nama UB jarang terdengar, karena di tahun tersebut, yang bersinar adalah Universitas Indonesia dan Universitas Tarumanegara,” terangnya.
Pada tahun 2022, dirinya berhasil menyabet tiga kali juara 1, dua kali juara 2 dan satu kali juara umum. “Saya melahirkan tim yang terdiri atas saya sebagai pembalap, Muhammad Rizkyanor sebagai manager team dan Ramadhani Harun sebagai mekanik. Keduanya merupakan alumni Prodi Psikologi dan Jurusan Teknik Mesin, Universitas Brawijaya,” jelas dia dalam penuturan.
Dia lalu menjelaskan soal penilaian yang dilakukan dengan selektif. “Saya harus mengumpulkan kumulatif poin selama enam kejuaraan berlangsung di tahun 2022. Kompetisi ini di awali pada Februari 2022 hingga September 2022. Di musim ini, UB berhasil mengungguli Institut Teknologi Bandung sebagai pesaing terberat,” tutupnya. (dan/kun)






