Iklan Banner Sukun
Ragam

Ramai Boikot Produk Rusia, Berikut 5 Ponsel Garapan Rusia yang Pernah Masuk di Indonesia

Ilustrasi ponsel pintar buatan Rusia yang sempat masuk di Indonesia. (Tangkapan Layar Instagram @bq_phones)

Surabaya (beritajatim.com) – Tidak banyak yang tahu jika ternyata negara Rusia jadi salah satu pembuat ponsel atau ponsel pintar. Ponsel garapan Rusia pun pernah mengantongi gelar sebagai pasar smartphone terbesar ke-5 di dunia, bahkan mengalahkan Indonesia yang punya populasi lebih tinggi.

Meski pernah membuat ponsel lalu mendistribusikan ponselnya ke berbagai negara. Namun, ponsel dari Rusia nyatanya tak bertahan lama di Indonesia.

Kepopuleran brand-brand dari China juga Korea Selatan bisa jadi salah satu penyebab ponsel Rusia tak begitu eksis di Indonesia. Berikut ini 5 ponsel Rusia yang pernah ada di Indonesia.

Highscreen

Brand ini dibangun sejak 2019 yang pada periode pertama dimiliki oleh perusahaan dari Jerman Vobis, dan kini sudah dipegang oleh Highscreen Limited, Hong Kong.

Awalnya, Highscreen menjual ponsel dengan merek sendiri yang dibeli dari produsen China. Dilihat dari situs resminya, Highscreen kini masih aktif berjualan ponsel.

Taiga Phone

Produsen bernama Info Watch merilis Taiga pada 2017. Taiga saat itu tak dijual bebas. Hanya tersedia 50 ribu unit bagi pegawai negeri sipil di Rusia.

Ponsel ini berjalan dengan sistem operasi (OS) Android. Tampilan antarmuka ditanamkan firmware yang dirancang sendiri oleh tim InfoWatch.

YotaPhone

Ponsel Android dengan dua layar bernama YotaPhone 2 pernah masuk di pasar Indonesia pada tahun 2016 dengan harga Rp8,9 juta.

Brand ini memulai debut di tahun 2012, namun gulung tikar tahun 2019, akiba kesulitan finansial dan hutang pada para pemasok. Salah satu hutang terbesar yaitu kepada Hi-P Electronics.

Yandex

Yandex Phone masuk pada kategori perangkat menengah yang dibekali prosesor Snapdragon 630, RAM 4GB dan ROM 64GB yang bisa diperluas.

Smartphone ini sebenarnya diproduksi di China namun desainnya berasal dari Yandex. Untuk kebutuhan fotografi, disematkan kamera depan 16 MP dan dua kamera belakang dengan kekuatan masing-masing 5M.

BQ

BQ berdiri pada tahun 2010 dan sejak itu telah menjadi bagian dari holding Mundo Reader. Brand ini dikenal sebagai produsen ponsel yang menjual perangkat dengan harga terjangkau.

Pada 2017, BQ masuk dalam 5 besar produsen smartphone terpopuler berdasarkan volume penjualan menurut peringkat Counter Point Analytics.

Mungkin Anda pernah merasakan HP buatan Rusia tersebut? Namun sayang dari kelimanya tidak ada yang familiar bagi masyarakat Indonesia. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar