Iklan Banner Sukun
Ragam

Mengenang Peristiwa 11 September, Aksi Teroris yang Menewaskan Lebih dari 3000 Nyawa

Surabaya (beritajatim.com) – Tepat 21 tahun lalu, hari ini 11 September menjadi hari yang mengingatkan warga Amerika Serikat akan kejadian memilukan, yakni aksi teror kelompok Al-Qaeda.

Aksi tersebut membajak 4 pesawat AS dan menghancurkan menara kembar World Trade Center (WTC) yang menjadi simbol kemakmuran, kekuatan ekonomi dan globalisasi Amerika Serikat.

Akibat kejadian itu, sebanyak 3.000 nyawa dari 93 negara melayang. Kejadian itu hanya berlangsung 1 hari, di tanggal 11 September 2001. 4 Pesawat Komersial AS yang akan melakukan penerbangan dibajak oleh teroris Al-Qaeda. Kelompok teroris itu menabrakkan 2 pesawat ke lantai atas menara utara WTC.

Peristiwa tersebut membuat bagian atas menara kembar dengan tinggi 30 kaki itu runtuh dan menewaskan ribuan orang termasuk penumpang pesawat dan awak kabin yang bertugas. Sementara, pesawat ketiga, dijatuhkan ke Pentagon, di Arlington Virginia. Dan Pesawat ke empat, ke lapangan kosong di Pennsylvania barat.

Aksi pembajakan pesawat itu dilakukan oleh 19 teroris yang semuanya tewas dalam kejadian. Peristiwa maut ini menjadi sejarah serangan teroris dengan jumlah korban terbanyak.

Empat pesawat yang dibajak pada hari itu, yakni: American Airlines Flight 11 pesawat Boeing 767 yang membawa 92 orang di dalamnya. Pesawat tersebut melakukan lepas landas dari Bandara Internasional Logan Boston menuju ke Los Angeles.

Lalu, pesawat kedua adalah United Flight Airline 175 pesawat boeing 767 yang membawa 65 penumpang termasuk awak kapal. Pesawat tersebut lepas landas dari Boston menuju Los Angeles. Pesawat ketiga ialah American Airlines Flight 77 pesawat boeing 757 yang lepas landas dari Bandara Internasional Dulles menuju Los Angeles dengan membawa 64 orang.

Pesawat keempat yang dibajak adalah United Flight Airline 93, pesawat boeing 757 dengan 44 penumpang yang melakukan lepas landas dari Bandara Internasional Newark menuju San Francisco.

Penerbangan 11 menabrak lantai 93-99 menara utara WTC, sementara penerbangan 175 menabrak lantai 75-85 menara selatan WTC. Lalu penerbangan 77 tercatat menabrakkan diri ke Pentagon Washington D.C. Sementara itu penumpang dan awak pesawat penerbangan 93 yang mengetahui serangan 3 pesawat di New York.

Mereka mencoba melakukan perlawanan atas pembajakan pesawat mereka. Akhirnya, sebelum sampai di tujuan tabrakan teroris, pembajak pesawat terpaksa menabrakkan pesawat ke lapangan kosong di Pennsylvania. Naas, semua orang di dalam pesawat tewas. Pada hari serangan itu, untuk pertama kalinya dalam sejara, FAA melarang seluruh penerbangan di atas atau menuju daratan Amerika Serikat. (Jhn/nap)

Apa Reaksi Anda?

Komentar