Iklan Banner Sukun
Ragam

Bukan Trowulan, Ternyata di Sinilah Ibukota Kerajaan Majapahit Sebenarnya

Gambaran peta wilayah Majapahit berdasarkan Nagaraketagama (Sumber foto: twitter @idwiki)

Surabaya (beritajatim.com) – Siapa sih yang tak paham akan Kerajaan Majapahit, pasti Anda pernah mendengar jika Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar di Indonesia yang tidak pernah ditemukan keberadaannya.

Selain dikenal akan sumpah palapa Gajah Mada, di masa pemerintahan raja Hayam Wuruk, kekuasaan kerajaan ini juga hampir meliputi seluruh wilayah Indonesia.

Lokasi kerajaan ini memang diketahui berada di Jawa Timur, namun belum secara pasti di mana letak berdirinya. Akan tetapi banyak ahli arkeolog berpendapat jika kerajaan ini berada di Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Salah satu daerah yang disebut – sebut sebagai ibu kotanya Kerajaan Majapahit.


Namun, sebelum berpusat di Trowulan. Kerajaan Majapahit ini awalnya didirikan di sebuah hutan yang kini menjadi bagian dari daerah perbatasan antara Kabupaten Mookerto dengan Kabupaten Sidoarjo. Tau nggak nih di mana letaknya? Ya di Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Nah yuk simak asal – usul Kerajaan Majapahit yang belum diketahui keberadaan bangunannya ini.
Terbentuknya Kerajaan Majapahit, memiliki kaitan dengan peristiwa penyerangan yang dilakukan oleh Jayakatwang terhadap Kerajaan Singasari.

Jayakatwang merupakan seorang raja dari Kediri yang memiliki dendam pribadi kepada Raja Kertanegara, yakni pemimpin kerajaan Singasari waktu itu.

Namun, saat penyerangan terjadi menantu Kertanegara, yakni Raden Wijaya berhasil menyelamatkan diri ke Madura untuk menemui Wiraraja, seorang patih di wilayah Sumenep. Kejadiaan ini diceritakan di buku Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit oleh Slamet Muljana selaku penulis buku.

Namun untuk mendapatkan izin, Raden Wijaya berdalih agar diberi daerah sebagai basis pertahanan ketika musuh menyerang.

Usul tersebut pun dikabulkan oleh Raden Wijaya, dan akhirnya diberilah sebuah daerah bernama Tarik. Daerah ini memang berpotensi untuk dijadikan sebuah pemukiman baru lantaran dikelilingi oleh beberapa sungai.

Digambarkan dari buku karya Slamet Muljana, jika letak Tarik berhadapan dengan sungai Brantas dari sebelah barat dan bertemu dengan Kali Mas yang mengalir dari sebelah selatan.

Untuk menjadikan daerah tersebut sebagai pertahanan seperti yang diinginkan Raden Wijaya, Jayakatwang pun memerintahkan orang – orang dari Madura untuk membuka hutan.

Setelah itu, orang – orang dari Madura pun menetap di daerah tersebut dan menemukan buah Maja yang bercita rasa pahit. Oleh karena itu, dinamakan Majapahit.

Selain itu, Raden Wijaya juga terkenal sebagai pemimpin yang ramah dan peduli dengan para pengikutnya. (frs/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar