Ragam

Awas Tertipu! Perhatikan Hal Ini Jika Mau Membeli iPhone Bekas

Iphone bekas. (Sumber foto: Marc Mueller/pexels.com)

Surabaya (beritajatim.com) – iPhone menjadi salah satu jenis ponsel yang digemari banyak orang, fiturnya yang canggih dengan model body yang elegan membuat ponsel ini menjadi rebutan. Sayangnya, harga yang ditawarkan pun tergolong tidak murah, seperti seri iPhone terbaru yakni iPhone 14 yang dibandrol harga mulai dari Rp 18 jutaan.

Harga yang fantastis ini membuat beberapa orang melakukan apa saja untuk bisa memilikinya, salah satunya dengan membeli iPhone bekas. Sebenarnya tidak ada masalah dengan membeli ponsel bekas, asalkan kalian lebih hati – hati dan teliti dalam memilih ponsel yang bekas yang akan kalian beli. Ini mengingat ponsel tersebut sudah pernah digunakan dan pastinya tidak sesempurna iPhone yang baru.

Agar kalian lebih waspada, perhatikan beberapa hal di bawah ini sebelum membeli iPhone bekas!

1. Pastikan bukan iPhone hasil curian

Meski terlihat meyakinkan, kalian harus menyelidiki terlebih dahulu asal – usul iPhone bekas yang akan kalian beli, pastikan ponsel tersebut bukanlah hasil curian milik orang lain. Langkah awal yang bisa kalian lakukan adalah dengan membeli di toko terpercaya, lalu pastikan iPhone tersebut memiliki dus box. Berikutnya, kalian bisa mengecek melalui IMEI, yakni dengan:

· Setting>general>about

· Cek nomor IMEI

· Samakan dengan yang tertera di dus box

· Masuk ke situs Stolen Phone Checker

· Masukkan nomor IMEI

· Akan tertera jika pernah ada laporan kehilangan atas iPhone tersebut

2. Cek hardware

Hal kedua yang perlu kalian perhatikan adalah hardware dari iPhone. Selain memastikan body HP mulus tanpa lecet parah, kalian juga harus mengecek perangkat lainnya seperti charger dan earphone. Pastikan keduanya original dan masih bisa berfungsi dengan baik.

3. Uji coba semua bagian iPhone

Jangan sungkan atau takut untuk melakukan uji coba pada seluruh bagian iPhone, ini merupakan bagian yang penting.

· Layar: Masuk menu Notes atau Settings, pastikan layar benar – benar putih. Apabila terdapat warna lainnya, berarti ada yang tidak benar dari ponsel tersebut. Selain itu, cek apakah touchscreen berfungsi dengan lancar dan mulus.

· Port: Cobalah semua port atau lubang – lubang yang ada, seperti port headphone dan tempat charger.

· Tombol: Jangan sampai dilewatkan, cek kembali home button, tombol kunci, dan volume. Terlebih untuk iPhone yang memiliki fitur Touch ID.

· Speaker dan mikrofon: Kalian bisa melakukan uji coba menggunakan Siri atau Voice Memo. Pastikan tidak ada kendala untuk menelpon atau mendengar suara.

· Kamera: iPhone terkenal dengan kameranya yang ciamik, maka jangan lewatkan mengecek bagian ini. Bandingkan dengan kamera HP lain yang memiliki jenis sama, apakah ada perbedaan drastis atau tidak.

4. Battery Health mendekati 100

Masalah yang sering dialami oleh pengguna iPhone adalah pada baterainya. Oleh karena itu kalian wajib untuk mengecek battery health iPhone bekas yang akan kalian beli, semakin mendekati angka 100 berarti kesehatan baterai masih terjaga, begitu pula sebaliknya. Cara untuk mengecek battery health yaitu:

· Masuk ke Settings

· Klik Battery

· Pilih Battery health lalu cek maximum capacity

5. Activation Lock

Sebagai informasi, fitur satu ini digunakan untuk mencegah orang asing menggunakan perangkat, terutama apabila ponsel hilang atau dicuri. Activation lock akan aktif ketika pengguna sebelumnya menggunakan fitur Find My iPhone, kalian juga tidak akan bisa menonaktifkannya apabila tidak memiliki Apple ID pemilik sebelumnya.

6. Cek 3uTools

Kerap kali ada penjual- penjual nakal yang menjual iPhone dengan kondisi refurbish/rekondisi asal – asalan. Refurbish sendiri merupakan istilah bagi iPhone yang sudah rusak namun diperbaiki dan diganti komponennya sehingga tidak original. Inilah gunanya kalian mengecek 3uTools, yang mana merupakan sebuah aplikasi multifungsi untuk perangkat iOS. Langkah memeriksanya yaitu:

· Download dan install aplikasi 3uTools di http://www.3u.com/ pada laptop atau PC (3uTools hanya bisa digunakan di laptop/PC).

· Hubungkan iPhone yang ingin di tes dengan komputer menggunakan kabel USB (disarankan menggunakan USB iPhone original).

· Setelah beberapa saat maka beragam data tentang iPhone pun akan keluar.

· Tekan tombol view verification report untuk melihat data lebih lanjut tentang keaslian iPhone.

· Setelah itu akan terlihat testing score dari iPhone yang kalian miliki.

· Semakin tinggi nilai score, bahkan hingga angka 100%, maka iPhone yang kalian miliki adalah asli. Sebaliknya, jika sudah menyentuh angka 70% maka perlu kalian pertanyakan kembali kepada penjual.

7. Meski bekas, beli iPhone bergaransi

Terakhir, ini bisa menjadi pertimbangan sebelum kalian membeli iPhone bekas, yakni memiliki ponsel dengan garansi sekitar 2 – 3 tahun. Kalian dapat mengecek garansi iPhone pada dus bagian belakang kiri bawah.

Terlihat sedikit rumit memang, namun ini harus dilakukan agar kalian tidak salah memilih iPhone bekas dan berakhir menyesal. Tetap waspada dalam berbelanja ya! (mnd/ian)

Apa Reaksi Anda?

Komentar