Malang (beritajatim.com) – Meski masih berusia muda dan berstatus mahasiswi, tak menyurutkan langkah Rachel Regina Sutanto untuk membangun sebuah bisnis. Mahasiswi Petra Christian University Surabaya ini tak takut gagal dalam merintis usahanya.
“Tidak ada salahnya merintis usaha dari sekarang. Meski saya ingin merasakan kerja di perkantoran, jika nanti sudah resign, bangun usaha ga dari nol lagi. Sudah punya banyak pengalaman,” kata perempuan berusia 20 tahun ini.
Menurutnya, ilmu yang didapat tak hanya dari pengalaman diri sendiri. Namun, juga pengalaman orang lain.
“Sehingga, bisa banyak belajar dan tidak mengulangi kesalahan yang sama dalam membangun bisnis dan upgrade diri,” lanjut dia.
Perempuan asal Surabaya tersebut saat ini memiliki bisnis bersama tiga temannya, yang diberi nama My Teddle, yang berupaya untuk menyelesaikan permasalahan mengenai baju bekas.
“Saya ingin mencoba hal baru bersama teman-teman. Jadi, tidak hanya kuliah atau pulang saja,” papar Rachel.
Baca Juga:
Regina Diah Mahasiswa Berprestasi Ma Chung dengan Raihan Juara di Berbagai Bidang
Tak hanya itu, Rachel saat ini aktif di BEM sebagai Kepala Departemen Karir, Bisnis dan Inovasi.
“Disini, saya berupaya untuk membantu teman-teman meningkatkan karir. Misalnya, memberi pemahaman mengenai teknik wawancara kerja, memperbaiki CV hingga mempersiapkan bisnis,” kata perempuan berzodiak Taurus ini.
Kemudian, di kampus, ia juga membantu dosen untuk mengajar anak-anak tuna rungu.
“Disini saya banyak belajar, bagaimana caranya memberikan pemahaman materi mengenai basic microsoft dan personal branding kepada mereka dengan menggunakan power point yang jelas dan mudah dipahami,” imbuh perempuan yang juga mengajar sebagai asisten dosen ini.
Dari berbagai kesibukannya tersebut, Rachel mengaku mendapat tantangan baru. Salah satunya, dengan mengatur waktu di sela kesibukannya yang padat.
“Saya punya tanggung jawab besar dan nama baik yang harus saya jaga. Jadi harus mengatur waktu dengan rapi. Serta, mengutamakan komunikasi agar semua berjalan lancar,” papar perempuan yang hobi berenang ini.
Pada kesempatan tersebut, ia berpesan kepada anak muda harus mampu memberikan impact kepada masyarakat.
“Hidup tidak sekadar hidup. Jadi, harus bisa bermanfaat bagi orang lain. Dampak kecil bisa menjadi pembelajaran yang berguna bagi masyarakat,” tandas dia. (ted)
===================
Konten Kerjasama beritajatim.com dengan Ngalup Collaborative Network
Ngalup Coworking Space yang saat ini bertransformasi menjadi Ngalup Collaborative Network, adalah wadah bagi para talent, stakeholders, dan berbagai lini bisnis untuk kolaborasi dan berjejaring. Kami menyadari kebutuhan akan perubahan dan tantangan zaman yang semakin berkembang, menjadikan Ngalup tidak hanya sebagai tempat melainkan fasilitator.






