Situbondo, (beritajatim.com) – Angin puting beliung disertai hujan lebat menerjang wilayah Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Selasa, 20 Januari 2026 sore. Akibat kejadian ini, sebanyak 36 rumah warga di dua desa serta 27 los Pasar Besuki dilaporkan mengalami kerusakan.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan bencana terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan melanda Desa Besuki serta Desa Demung.
“Berdasarkan data sementara, total ada 36 rumah terdampak. Rinciannya, 11 rumah rusak berat, 2 rusak sedang, dan 23 rusak ringan. Selain itu, 27 los di Pasar Besuki mengalami kerusakan atap,” katanya, Rabu, 21 Januari 2026 pagi.
Di Desa Besuki, kerusakan tersebar di Dusun Kauman (beberapa RT dan RW), wilayah barat Kauman, kawasan Pasar Lama Besuki, serta Kota Timur. Sementara di Desa Demung, rumah warga terdampak berada di Dusun Semiring, Blok Klompek RT 002 RW 003.
Selain merusak rumah dan bangunan pasar, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di empat titik jalan raya Besuki, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun kerugian material masih dalam proses pendataan, khususnya untuk kerusakan los pasar,” jelasnya.
Usai kejadian, BPBD Situbondo melalui Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung melakukan peninjauan lokasi, koordinasi lintas sektor, serta kaji cepat untuk pemetaan kerusakan dan kebutuhan warga terdampak.
BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Situbondo dan sekitarnya.
“Kami akan melanjutkan ke tahap Jitupasna atau pengkajian kebutuhan pascabencana, serta menyiapkan penyaluran bantuan logistik sesuai kebutuhan di lapangan,” pungkas Puriyono. [awi/aje]






