Jember (beritajatim.com) – Angin puting beliung merusak 91 unit rumah milik warga di Dusun Langsatan, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (27/2/2023) sore.
Angin puting beliung terjadi sekitar pukul 15.15. Camat Ajung Beny Armindo Ginting mengatakan, puting beliung berlangsung tak sampai lima menit. “Tapi sudah terbentuk seperti tornado dan memang besar. Ada pagar yang ambruk, atap galvalum masjid terbang. Ada atap rumah yang roboh,” katanya.
Sedikitnya 50 batang pohon tumbang. Kencangnya putaran angin membuat warga menjerit dan beristigfar. Sebagian lainnya mengumandangkan azan, berharap angin puting beliung lekas pergi.
BACA JUGA:
Puting Beliung, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah di Jember
“Terbanyak kerusakan rumah terjadi di RT 02 RW 01, 35 rumah. Disusul 26 rumah di RT 03 RW 01. Selain rumah, kerusakan ringan juga terjadi pada Masjid Baitul Muttaqin, musala di RT 03 RW 01, dan kandang ayam,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Heru Widagdo.
Tidak ada korban jiwa. Menurut BPBD Jember, tiga orang warga terluka. Kepala Siti Fatimah, warga RT 03 RW 02, terluka. Begitu juga warga lain bernama Fatimah, berusia 80 tahun, yang tinggal di RT 03 RW 01. Imam Fadoli, pria berusia 46 tahun, jatuh ketika memperbaiki atap rumah. Kepalanya terluka dan tangannya patah.
BACA JUGA:
Angin Kencang Rusak Atap Rumah Warga Blitar dan Robohkan Tiang Listrik
Saat ini warga sudah memperbaiki bagian rumah masing-masing yang rusak. Camat Ginting mengatakan, ada 20 rumah rusak berat sehingga warga harus mengungsi ke rumah tetangga atau keluarga. Pembersihan dsan perbaikan rumah akan dilanjutkan besok pagi. “Ini tadi sudah malam dan masih hujan. Besok kami semua sepakat untuk kerja bakti sejak jam delapan pagi,” katanya.
[wir/suf]






