Berdasarkan Indeks Desa Membangun yang diterbitkan Kementerian Desa, 248 desa dan kelurahan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah berstatus Desa Tangguh Bencana (Destana). Namun kenyataannya, baru separuh yang memiliki struktur aktif.
KUMPULAN BERITA bencana Jember
Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilanda 146 kali bencana sepanjang Januari hingga awal Maret 2026. DPRD Jember menyarankan penambahan anggaran kebencanaan.
Masa tanggap darurat bencana di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang ditetapkan Bupati Muhammad Fawait pada 12 Februari 2026, resmi berakhir pada 26 Februari 2026. Namun bencana alam masih terjadi beruntun pada awal Maret ini.
Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendeklarasikan situasi tanggap darurat bencana selama dua pekan, 12-26 Februari 2026. Masyarakat diminta tetap tenang.
Banjir bandang terjadi di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (2/2/2026) malam. Puluhan rumah rusak dan seorang aparatur sipil negara (ASN) kantor kecamatan tewas terseret arus.
Sejumlah rumah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, rusak diterpa hujan angin, Kamis (29/1/2026). Tidak ada korban jiwa, kendati ada korban luka.
Kawasan perkotaan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dikepung banjir sejak siang hingga malam hari, Rabu (28/1/2026). Banjir menyasar tiga kecamatan dan enam kelurahan.
Hujan disertai angin kencang menyebabkan sebuah rumah di Dusun Krajan Barat, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, roboh, Selasa (27/1/2026) dini hari.
Angin kencang menerpa tujuh desa di lima kecamatan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, sepanjang Sabtu (24/1/2026). Tujuh orang warga terluka dan enam unit rumah rusak, satu di antaranya rusak berat.
Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Senin (15/12/2025) lalu ternyata berpotensi mengulang banjir bandang besar sebagaimana awal 2006.









